Ads

Rabu, 19 Agustus 2020

Agustus 19, 2020

Seminar Nasional PWI
KORANPAGI.NET - Dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2020 yang mengambil tema "Tantangan Profesionalisme Wartawan Diera Industri 4.0", Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar kegiatan Seminar Nasional di Hall Hotel Narita, Jalan KH Agus Salim Tulungagung, Rabu (19/8/2020).

Seminar Nasional ini mengundang tiga narasumber yaitu Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Birowo, MM, Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers Dewan Pers 2019-2022, Ahmad Djauhar Tas'an, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Galih Nusantoro, S. STP, MM, serta moderator Anggota Bawaslu Tulungagung, Suyitno Arman, S. Sos, M. Si.

Sekitar 100 orang mengikuti acara peringatan HPN 2020 dan tamu undangan  yang hadir diantaranya Kapolres Tulungagung, Dandim 0807/Tulungagung, BNNK Tulungagung, Forpimda, OPD lingkup Pemkab Tulungagung, GMNI, PMII,  HMI, Wartawan, LSM dan AKD.

Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Birowo, MM, dalam sambutannya menyampaikan, Era Industri 4.0 memberikan pengaruh pada semua bidang kehidupan manusia tak terkecuali jurnalis. Munculnya internet menimbulkan julukan baru bagi media senior yaitu televisi, radio, media cetak sebagai tradisional media.

"Munculnya mobile internet membawa perubahan dramatik tentang bagaiman berota dibuat dn disebarkan. Inilah fenomen yang terjadi di Indonesia, di mana mobile internet berkembang pesat," terang Maryoto Birowo.


Tamu undangan pada Seminar Nasional PWI

Ketua panitia, Wiwieko Dharmaidiningrum mengatakan, Kegiatan seminar ini sangat bagus dilaksanakan kepada para jurnalistik di Tulungagung dengan menyampaikan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat. Menulis itu tidak susah dan tidak menyusahkan.

"Bagaimana aturan-aturan Dewan Pers  terkait kewartawanan dan bagaimana wartawan harus bersikap secara profesional dalam menjalankan tugas sehari-hari dikupas hari ini. Dan untuk masyarakat bagaimana stick holder masyarakat menghadapi wartawan setiap hari," ucap Wiwieko Dharmaidiningrum.

Dalam penyampaian materi, Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers Dewan Pers, Ahmad Djauhar Tas'an memaparkan, masa depan jurnalis terletak pada kualitas media dan menjaga jurnalisme. Untuk itu kualitas dan kebenaran isi berita saat disajikan harus dijaga sehingga masyarakat memperoleh berita yang benar dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Loyalitas pertama jurnalis adalah kepada khalayak masyarakat, esensi jurnalisme  disiplin verifikasi karena berita yang sehat akan menyehatkan rakyat," papar Ahmad Djauhar Tas'an.

Acara Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh PWI ini berakhir tepat pada pukul 13.00 WIB, serta berjalan lancar. (Gusty Indh)

0 komentar:

Posting Komentar