Ads

Jumat, 17 Juli 2020

Juli 17, 2020
Gerakan Tanam Bersama Jagung Hibrida

KORANPAGI.NET - Sebagai bentuk upaya mendukung ketahanan pangan dimasa Pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) mendukung dan siap mensukseskan gerakan tanam bersama jagung hibrida Tahun 2020.

Sebagai bentuk dukungan Pemkab tersebut, GM PT Torganda, Jhon Sabar Manik, bersama Bupati Rohul, H Sukiman, ikut penanaman jagung hibrida perdana ditandai dengan mematahkan dan menanam jagung bersama Kelompok Tani HKM Rawa Seribu, di Desa Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara, Kamis (16/7/2020).

Selain dihadiri Bupati Rohul, tampak hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Rohul H Abdul Haris, S.Sos, M.Si, Asisten I Ir Ruslan, Para Kepala dinas Badan dan Kantor di lingkungan Pemkab Rohul, Camat Tambusai Utara H. Mastur S.Sos M.Si, Kepala Desa Tambusai Utara Ismar Antoni SE.i, Ketua Kelompok Tani HKM Rawa Seribu Sariman Siregar.

Ketua Kelompok Tani HKM Rawa Seribu, Sariman Siregar, dalam sambutannya mengatakan 'Gerakan Tanam Bersama Jagung Hibrida, ini bentuk sinergisitas program pemerintah dengan kelompok tani.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Rohul dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Rohul yang telah membantu dalam penyediaan bibit jagung hibrida jenis Bisi 18.

"Luas lahan yang ditanam Poktan HKM Rawa Seribu ini ada 4 hektar dan 1 hektar berada dipinggir jalan Desa. Tujuan tanaman jagung ini kami harapkan bisa memotivasi masyarakat untuk meningkatkan produtivitas tanaman Palawaija," ujarnya.

Gerakan Tanam Bersama Jagung Hibrida

Tambah Sariman, dengan adanya program ini untuk menstimulasi masyarakat. Diakuinya, kelompok tani saat ini masih ada kendala terkait kekurangan fasilitas alat pertanian untuk mengolah lahan seperti Jonder dan Traktor.

"Kendala masyarakat sangat ini kekurangan fasilitas alat pertanian untuk mengolah tanah seperti Jonder dan Traktor. Tentu melalui momen ini Bupati bisa membantu petani, untuk bisa memacu semangat petani dengan harapan meningkatkan produktivitas jagung," harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tambusai Utara, Ismar Antoni, SE.i, mengaku setelah diinventarisasi ada lahan seluas 4 hektar tanah milik Desa. Sesuai musyawarah satu setengah hektar dipergunakan untuk lapangan olahraga didusun 3 dan 4.

Lanjutnya, untuk mendukung penanaman padi, jagung dan kedele harus didukung dengan peralatan yang memadai, seperti saat ini petani sangat membutuhkan Jonder untuk mengolah lahan pertanian.

"Kami minta kepada pak Bupati untuk membantu alat pertanian seperti Jonder. Kemarin kami juga telah mengajukan permohonan Replanting tapi belum terealisasi. Jika replanting ini sudah berjalan, dengan adanya lahan pertanian palawija dan hortikultura ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat nantinya," harap Ismar.

Dikesempatan itu, Bupati Rokan Hulu, H Sukiman mengatakan, Gerakan Tanam Bersama Jagung Hibrida ini merupakan terobosan yang diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam rangka mendukung dan mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional khususnya di Kabupaten Rohul.

"Tanam Jagung Hibrida ini langkah yang bagus dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan Nasional, apalagi dampak Pandemi saat ini ekonomi melambat, jadi dengan memanfaatkan lahan kosong ini dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," tuturnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Rohul mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Kelompok Tani HKM Rawa Seribu dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Rohul yang telah mengalokasi bantuan benih jagung untuk petani di Kabupaten Rohul. Dengan harapan dimasa yang akan datang kegiatan ini dapat berlanjut dalam skala yang lebih besar.

Gerakan Tanam Bersama Jagung Hibrida

Dengan adanya penanaman Jagung Hibrida ini, lanjut Sukiman, dapat memberi kontribusi terhadap realisasi penanaman dan produksi jagung hibrida di Rohul serta dapat memberi dampak terhadap peningkatan dan pendapatan dan kesejahteraan petani.

"Penanaman Padi, Jagung dan Kedele ini diharapkan dapat membantu ekonomi masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan, apalagi untuk Tambusai Utara Tanam Jagung seluas 325 Hektar," ujarnya.

"Saya minta kepada kelompok tani berkoordinasi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura lahan seluas 325 hektar ini dapat dimanfaatkan. Saya tidak mau realisasi laporan 25 hektar, agar masyarakat kita benar menyiapkan lahan, dengan harapan untuk ketahanan pangan, jadi kegiatan ini bukan hanya perencananan tapi harus ada realisasinya," sambung Sukiman.

Dikatakannya, Pemkab sangat mendukung kegiatan pengembangan jagung hibrida yang dilaksanakan Kelompok Tani HKM Rawa Seribu. Usai penanaman ini, Bupati berharap PPL ikut mendampingi Petani dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan jagung hibrida sehingga petani dapat memperoleh hasil sesuai dengan harapan.

"Terkait masalah bibit dan alat pertanian, kelompok tani harus membuat proposal, sehingga dengan dilengkapi peralatan pertanian yang lengkap petani tidak perlu lagi mencangkul, sehingga hasil yang diharapkan dapat mencapai target," katanya

Ditempat yang sama, Kadis TPH Rohul, Mubrizal, SP, MMA, menyebutkan, Pemkab sangat konsen terhadap pertanian, tidak hanya semata di sentra padi, jagung juga sangat berpotensi untuk dikembangkan.

"Bantuan benih Jagung ini bersumber dari APBN 2020 melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Rohul, lahan tani masyarakat 365 hektar dibantu benih 30 kilogram per hektar," pungkasnya. (Adv/joh)

0 komentar:

Posting Komentar