Ads

Kamis, 16 Juli 2020

Juli 16, 2020
Proyek pembangunan gedung sekolah SMPN Negeri 1 Surabaya

KORANPAGI.NET - Bahaya, sejumlah rekanan kerja (kontraktor) Pemkot Surabaya, banyak yang mengabaikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam melaksanakan pembangunan.
Salah satunya proyek pembangunan gedung sekolah SMPN Negeri 1 Surabaya yang terkesan hanya ingin meraup keuntungan besar, Kamis (16/7/2020).

Bedasarkan pantauan dilapangan, proyek yang dikerjakan oleh PT Noorhartama Wisesa, dengan anggaran APBN Kota Surabaya senilai Rp. 4.267.259.674.44 ini didapati tidak mencantumkan papan keterbukaan publik, begitu pun para pekerja yang dipekerjakan di pembangunan gedung sekolah tersebut juga tidak memakai perlengkapan yang memadai, sebagaimana peraturan utama dalam pelaksanaan aktivitas kontruksi diatas ketinggian yang tidak wajar.

Yuli, salah satu pegawai proyek mengakui bahwa semua para pekerja tidak menggunakan kelengkapan keselamatan kerja."iya mas, semua pegawai tidak ada yang menggunakan K3," ucap Yuli, Kamis (16/7/2020).

Proyek pembangunan gedung sekolah SMPN Negeri 1 Surabaya

Terkait aktivitas para pekerja yang menyalahi peraturan UU tentang ketenagakerjaan, Jumadi selaku kontraktor proyek pembangunan gedung tersebut malah seakan mengabaikan dengan tidak merespon dan langsung memblokir kontak ketika dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp pribadinya.

Terpisah, Kepala Bidang Bangunan Gedung, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Kota Surabaya, Iman Krestian, ketika dikonfirmasi melalui ponselnya mengenai trmuan tersebut, belum bisa memberikan keterangan ke publik. (Hn/Snd)

0 komentar:

Posting Komentar