Ads

Selasa, 16 Juni 2020

Juni 16, 2020
Ist

KORANPAGI.NET - Tanah Negeri Seribu Suluk merupakan daerah yang subur, tidak heran bila Negeri Seribu Suluk jadi salah satu daerah di Provinsi Riau menjadi tujuan investasi bagi pengusaha terutama perkebunan kelapa sawit.

Dari 77 perusahaan perkebunan dan Pabrik Kelapa Sawit yang ada di Rokan Hulu, masih sebagian kecil saja perusahaan yang benar-benar sudah ikut berkontribusi membangun daerah.

Seperti PT Ekadura Indonesia (EDI) dan PT Sawit Asahan Indah (SAI), merupakan contoh dua perusahaaan‎ perkebunan yang secara nyata sudah ikut berkontribusi terhadap pembangunan di Kabupaten Rokan Hulu selama ini.

Bahkan di bawah bendera Astra Group, keduanya ikut peduli terhadap pembangunan daerah, baik itu di dunia lingkungan hidup, sosial kemasyarakat, pendidikan, kesehatan, dan sektor lainnya.

"Saat ini, PT EDI dan PT SAI bukan hanya merupakan perkebunan inti. Keduanya bersama pemerintah ikut mengembangkan pola kemitraan Plasma Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA). Saat ini petani mitra KKPA di bawah binaan kedua perusahaan capai 1.340 Kepala Keluarga (KK)," Kata CDO PT Edi Dede Putra, Jumat (12/6/2020).

Ist

Lebih lanjut di jelaskannya, perusahaan juga mengembangkan program Income Generating Activity (IGA) kini diikuti 49 KK. Melalui program itu perusahaan berharap tingkat kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

"Rata-rata, perusahaan membayarkan Tandan Buah Segar (TBS) milik petani 18 hingga 20 miliar setiap bulannya. Uang itu terus berputar di masyarakat sehingga terjadi multiplier effect atau efek berganda bagi perekonomian," jelas Dede.

Kemudian bagi petani yang mendapatkan pembayaran TBS juga melakukan transaksi ekonomi lainnya seperti membeli bahan kebutuhan pokok, pakaian, membangun rumah, membeli kendaraan roda dua maupun roda empat, dan lainnya, sehingga kegiatan ekonomi di masyarakat terus berputar dengan adanya kelapa sawit.

Upaya meningkatkan perekonomian, pihak PT EDI dan PT SAI juga terus berperan membantu membangun infrastruktur jalan masyarakat.

"Pembangunan dan pemeliharaan insfrastruktur jalan yang baik, akan membuka akses bagi masyarakat agar dapat mengakses ekonomi dengan lebih efisien. Sehingga masyarakat mudah mengangkut hasil produksi pertanian dan perkebunan mereka setiap saat," ungkapnya.

Salah satu Koperasi Mitra binaan PT EDI, juga ikut menjadi Koperasi yang diperhitungkan di Indonesia. Koperasi Serba Usaha (KSU) Sumber Rezeki kini jadi salah satu koperasi yang mendapatkan Sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

Di samping sektor perekonomian, PT EDI dan PT SAI juga mengembangkan program pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Di bidang pendidikan, PT EDI dan PT SAI beri bantuan pendidikan berupa beasiswa sampai dengan bantuan sarana dan prasarana belajar.

"Karena pendidikan adalah cara terbaik dalam menyiapkan masa depan masyarakat agar lebih cerdas dan meningjat. Karena itu, perusahaan membangun program-program pendidikan," ucapnya.

Di bidang kesehatan, perusahaan mengembangkan program Posyandu agar masyarakat terus dapat melakukan kegiatan yang menunjang kehidupan. Di masa Pandemi Covid-19, perusahaan juga bersama-sama mencegah penularan dengan berbagai macam kegiatan, itu sesuai dengan tagline,"kami selalu ingin Sejahtera Bersama Bangsa," tutup Dede. (Taufik)

0 komentar:

Posting Komentar