Ads

Jumat, 19 Juni 2020

Juni 19, 2020
KH M Roziki

KORANPAGI.NET - Dalam pelaksanaan Pilwali Surabaya 2020, HM Zahrul Azhar Asumta As’ad atau Gus Hans mendapat dukungan penuh dari KH M Roziki, Ketua PW Dewan Masjid Indonesia Jatim, Jumat (19/6/2020).

Seperti dikutip dari Surya.co.id, bahwa Roziki menilai Bacawali yang akrab disapa dengan panggilan Gus Hans ini laik untuk menduduki L1 (Walikota) maupun L2 (Wakil Walikota).

Menurutnya, pengalaman Gus Hans di berbagai organisasi yang dinaungi Ormas agama terbesar di Indonesia, di antaranya yakni menjadi Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) PWNU Jatim, Wakil Dewan Penasihat GP Ansor Jatim, hingga Wakil Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jatim serta Wakil Ketua PW Dewan Masjid Indonesia (DMI), merupakan wujud nyata Gus Hans sebagai representasi di kalangan Nahdliyin.

Mengingat pada Pemilihan Gubernur dua tahun lalu, NU sangat berperan dalam kontestasi ini, peningkatan keterpilihan calon pasti akan dilakukan oleh perwakilannya di kota ini.

"Menurut saya perlu. Sebab, kalau merah saja, nggak ada hijau, nggak pas. Sehingga, kalau nasionalis dan religius ini bisa bersatu, sesuatu yang sangat bagus. Kenapa demikian? Di Pilgub lalu, yang didukung 'merah' juga belum bisa menang. Sebab, masyarakat memilih figur. Ini penting," kata Roziki, Ketua Tim Pemenangan Khofifah Indar Parawansa dan Email Elestianto Dardak di pemilihan gubernur 2018 lalu.

Sebagai pengasuh pesantren, Gus Hans juga dinilai akan mendapatkan simpati masyarakat."Jadi, kalau melihat figur, sebagai warga Nahdliyin, saya kira pas. Saya yakin ada yang tertarik untuk menggandeng beliau," sambung Roziki.

Selain itu, kemampuan Gus Hans juga tidak diragukan untuk bisa mensinergikan program-program dari pemprov dengan pemkot."Gus Hans merupakan jubir tim pemenangan Khofifah-Emil sedangkan saya sebagai Ketua tim. Beliau pasti bisa menjadi kepanjangan tangan provinsi sehingga nantinya program pemrov dan pemkot bisa terintegrasi," katanya.

Pada lima bulan jelang pencoblosan saat ini, maka Gus Hans masih memiliki waktu untuk memantapkan suara."Beliau masih punya waktu untuk turun menyapa dan menyampaikan program gagasannya ke depan. Apalagi, yang berkaitan dengan agama dan madrasah," pungkasnya. (Yd/Snd)

0 komentar:

Posting Komentar