Ads

Sabtu, 12 Oktober 2019

Oktober 12, 2019
KORANPAGI.NET - Di tahun 1980 hingga 1990, SMA PGRI I merupakan satu-satunya sekolahan swasta yang berlokasi di Jalan Mayor Jendral Soeprapto, Kelurahan Kepatihan, Kabupaten Tulungagung. Sebagai penyandang predikat SMA swasta terbaik, sekolahan tersebut kerab unggul dalam jumlah siswanya yang banyak, Sabtu (12/10/2019).

Gedung depan SMA PGRI I Tulungagung

Kendati status sekolahan tersebut belum Diakui, namun para guru pengajar sudah profesional, pembiayaan kuat serta manajemen sekolahan yang sudah tertata.

Kepala sekolah SMA PGRI I Tulungagung, Drs Supriyadi, MM, mengatakan, sebelum menjabat kepala sekolah, ia mengajar sebagai guru di SMA PGRI I Tulungagung.

"Alhamdulilah para siswa-siswi setelah lulus dari sekolah ini, mereka benar-benar jadi hebat dan mencapai kesuksesan di luar. Saya bangga dan senang atas prestasi itu. Membawa nama baik sekolah sekaligus mengharumkan nama sekolah," ungkap pria yang telah mengabdi selama 34 tahun di SMA PGRI I Tulungagung.

"Tahun ini tidak seramai tahun lalu, jumlah siswa semakin berkurang. Tahun 2019, di sini (SMA PGRI I) mendapat murid kurang dari 200 siswa, akibatnya banyak ruang kelas kosong, terpaksa dialih fungsikan menjadi ruang lab, ruang kesenian, ruang pertemuan, ruang koperasi dan fasilitas lain. Awal kejayaan, tidak semua calon siswa kelas satu bisa masuk, karena harus melalui beberapa tes. Dulu jumlah siswa mencapai 460, masing-masing dibagi menjadi 6 ruang kelas satu, belum yang kelas dua dan kelas tiga. Luar biasa banyak, semakin ke depan murid menyusut, inilah keprihatinan kami, sekarang hanya 6 ruangan yang dipakai untuk kelas satu, dua dan tiga," pungkas Drs Supriyadi, MM.

Kepala Sekolah SMA PGRI I, Drs. Supriyadi, MM.

Salah satu faktor yang menjadikan berkurangnya jumlah murid adalah banyaknya sekolah negeri atau swasta di Kabupaten Tulungagung sebagai pesaing pendidikan, serta peran orang tua dalam mencarikan sekolah untuk anaknya juga bisa.

Padahal kalau di cermati, secara kualitas pendidikan, SMA PGRI I ini meningkatkan mutu dan jurusan pendidikan, tapi mayoritas orang tua tetap saja dalam pendaftaran siswa baru masih memilih ke sekolah negeri atau reguler.


Minat masyarakat di tahun milenial sekarang ini mulai bergeser dalam menyekolahkan anaknya. Bersyukur SMA PGRI I masih dipercaya dalam mendidik  siswanya, memberikan pelayanan yang bermutu, fasilitas lengkap serta ketrampilan tambahan yang berguna.

Di Era saat ini, sekolah negeri dan sekolah swasta keduanya sama-sama mempunyai SDM yang kuat, memiliki finansial yang cukup. Maka harus diakui jika di sekolah swasta masih banyak di minati.

Jangan gengsi untuk sekolah di swasta.  Sekolah swasta bisa terus berbenah denga meningkatkan mutu pendidikan dalam kualitas pembelajaran, maupun program unggulannya, seperti SMA PGRI I. (Gusty Indh)

0 komentar:

Posting Komentar