Ads

Rabu, 30 Oktober 2019

Oktober 30, 2019

KORANPAGI.NET - Tiga pelukis Surabaya pamerkan coretan cat airnya di Galeri Prabangkara, Dewan Kesenian Jawa Timur, Jalan Genteng Kali, Surabaya. Bertajuk "Women In Art", lukisan-lukisan yang terpampang menggambarkan ekspresi seorang perempuan, Selasa (29/10/2019) malam.

Tepat pukul 20.00 WIB, seiring dengan alunan musik keroncong yang dibawakan Arul Lamandau dan Tim, gelaran Women In Art dibuka secara langsung oleh Plt Kepala UPT Taman Budaya Jawa Timur, Drs Edi Iriyanto, MM. Pameran lukisan tersebut digelar sampai tanggal 2 November tahun ini.


Dalam sambutannya, Edi merasa bangga dan bersyukur atas terselenggaranya pameran lukisan ini. Ia juga berharap, taman budaya selalu dimanfaatkan para perupa untuk menampilkan karya seninya.

"Acara ini bisa memberi ekspresi dan motivasi bagi perupa di Jatim. Saya berharap kepada perupa-perupa untuk bisa memamerkan karya seninya di Taman Budaya, tentunya melalui kurasi, dan tidak ada upaya mempersulit sama sekali, tapi sebagai menjaga kualitas karya seni itu sendiri," tukas Drs Edi dalam sambutannya, Selasa (29/10/2019).

Memasuki Galeri Prabangkara, tampak puluhan karya seni rupa dari Andreanus Gunawan, Budi BI dan Taufik Kamajaya memenuhi dinding-dinding ruangan. Sesuai dengan tema lukisan "Women In Art", coretan cat air yang dipamerkan menggambarkan ekspresi-ekspresi perempuan.


Budi BI menjelaskan, meski kadang gagal dalam bercat air, namun ada kesan tersendiri ketika menggambar figur.

"Saat memilih melukis figur, selain karena alasan 'lebih suka', kadang saya seakan bisa merasa ada lapisan rahasia, emosi, bahkan kisah dari beragam karakter yang sedang saya gambar. Ini merupakan bagian harapan saya agar proses selama ini yang indah, menyenangkan saat mencari teknik, kadang juga sering gagal, lalu menemukan yang cocok bagi karakter saya dalam bercat air, supaya kedepannya lebih mantap lagi secara visual dan berisi dalam konsep. Begitulah, selamat menikmati ruangan ini yang berisi kumpulan karya hasil proses bermain-main melukis dengan cat air, semoga hasilnya tidak main-main," papar Budi.


Lukisan-lukisan cat air yang bertema perempuan ini, bagi sang pelukis memiliki penilaian sendiri tentang sosok perempuan, diantaranya yakni T Kamajaya, menyimpulkan bahwa perempuan adalah bumi menurut filsafat Jawa, sehingga ada istilah 'Ibu Pertiwi'.

Kemudian Budi BI mengungkapkan, saat melukis figur perempuan, ada lapisan karakter, kenangan, emosi dan kisah yang tersirat, mungkin perempuan itu memang penuh misteri. Sementara, Andre mendefinisikan bahwa perempuan, adalah wujud kecantikan yang sempurna, yang tidak akan habis membiaskan keindahannya.


Pameran lukisan ini merupakan upaya trio pelukis tersebut dalam meramaikan dan memajukan seni lukis di Jawa Timur, serta Kota Surabaya pada khususnya. (Hd/Snd)

0 komentar:

Posting Komentar