Ads

Minggu, 27 Oktober 2019

Oktober 27, 2019

KORANPAGI.NET - Jhoni Napitupulu (26), salah satu anggota PPWI DKI Jakarta, yang sehari-harinya berprofesi sebagai driver kendaraan berat atau kontainer, saat ini harus menjalani perawatan intensif di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) akibat luka tikam yang dideritanya di bagian punggung. Peristiwa penikaman ini terjadi di rumah kontrakan korban, Jalan Raya Tipar Cakung, Gang Pancong, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (26/10).

“Korban ditikam di kontrakannya, sore tadi, sekitar pukul 16.30 wib,” jelas Jhon Marpaung, abang korban, kepada kepada awak media.

Mengetahui adiknya dicelakai orang, Jhon Marpaung bergegas menjumpai korban dan segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

“Saya langsung membawa sepupu saya Jhoni Napitupulu ini ke RS Pekerja KBN, sekitar pukul 18.00 tiba di rumah sakit. Tapi tidak bisa ditangani di sana, karena tidak ada dokternya. Akhirnya, kami dirujuk ke Rumah Sakit Koja,” ungkap Jhon, yang tinggal tidak jauh dari kontrakan korban.

Penanganan operasi korban sedikit terhambat lanyaran harus menunggu dokter spesialis (bedah) di rumah sakit.

"Kita masih menunggu dokter spesialis bedah. Pencabutan benda yang menancap di tubuh pasien harus dilakukan di ruang operasi bedah,” ujar Dr Edward, yang menangani korban.

Mendapatkan informasi tentang anggotanya mendapat musibah penikaman (penusukan), Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke langsung mendatangi Rumah Sakit Koja di Jakarta Utara. Untuk melihat dan menelisik kondisi korban. Dia juga mengambil beberapa foto dokumentasi bagian luka korban. Terlihat olehnya bahwa pisau yang digunakan menikam korban masih menancap di punggung korban.

Wilson Lalengke juga terlihat membisikan beberapa pesan support kepada korban agar tetap kuat, menjaga semangat hidup, dan menghadapi masalah itu dengan pikiran yang tenang.“Usahakan jaga kesadaran pikiran, jangan berpikir berat-berat, hadapi dengan tenang, jaga semangat hidup yaa,” bisik Wilson ke dekat telinga korban.

Usai berdiskusi sejenak dengan Dr. Edward, Wilson kemudian mengajak anggota keluarga korban yang berjaga di rumah sakit untuk membuat laporan polisi. Jhon Marpaung sebagai abang dari korban didampingi Ketum PPWI selanjutnya membuat LP di SPKT Polsek Cilincing, Jakarta Utara.

“Saya berharap agar aparat segera menindaklajuti LP kasus penikaman anggota PPWI Jhoni Napitupulu ini,” ujar Wilson yang alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu dengan tegas. (Putri)

0 komentar:

Posting Komentar