Ads

Kamis, 19 September 2019

September 19, 2019
KORANPAGI.NET - Dalam Rangka HUT Laznas  Lembaga Managemen Infaq (LMI) ke 24, akan melaksanakan kegiatan  di antaranya, Anak Indonesia Suka Makan Ikan (AISUMAKI), Cuci Karang Gigi (CUKAGI) dan Expedisi Lereng Wilis Kecamatan Sendang. Rencana Kegiatan  Expedisi akan di lakukan selama 3 hari  di Kabupaten Tulungagung, Kamis (19/9/2019).

Ketua RNB Laznas LMI, Susanto

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tulungagung, Soeroto, S.Sos, MM, melalui Ketua Relawan  Nusantara Penanggulangan Bencana  Laznas LMI, Susanto Menyampaikan,"Untuk menyiapkan diri, orang lain, komunitas, kelompok rentan, untuk siap siaga guna  menumbuhkan budaya sadar bencana dari diri kita sendiri, keluarga dan komunitas menuju masyarakat yang tangguh bencana," terang Susanto.

Kalaksa melepaskan tim ekspedisi lereng Wilis memulai estafetnya dari Kabupaten Nganjuk, Madiun, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung dan terakhir di Kabupaten Kediri.  

Tanggal 15 September kemarin tim Expedisi dilepas oleh Wakil Bupati Sidoarjo. Berlanjut tanggal 23 September  tim Expedisi dari Kabupaten Trenggalek tiba ke Tulungagung  langsung menuju ke kantor layanan LMI di jalan Pahlawan Kecamatan Kedungwaru, selanjutnya mendatangi  kantor BPBD Tulungagung.

Unit kendaraan BPBD

Tanggal 24 pagi, Tim Expedisi melakukan edukasi, sosialisasi dan simulasi tentang kesiapsiagaan bencana. Pada kesempatan tersebut akan dilakukannya pemasangan papan rambu peringatan di SDN 1 Geger, SDN 2 Geger dan Kantor Desa Geger, Kecamatan Sendang, yang bertuliskan, "Titik Kumpul dan Rawan Longsor". 

Pada kunjungan hari terakhir Expedisi  mengadakan penanaman pohon bibit rawan longsor berjumlah 250 bibit pohon, di Desa Geger. Setelah kegiatan selesai, tim Expedisi melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Kediri. Rencana penutupan Expedisi yang diadakan di Kabupaten Jombang menggelar acara santunan seribu anak yatim dengan program Temu Pelajar Nusantara (TPN). (Gusty/Snd)

0 komentar:

Posting Komentar