Ads

Sabtu, 28 September 2019

September 28, 2019
Novy Viky Akihary (kanan) dan Penanggungjawab Forum Kebhinekaan, Oscar Pendong

KORANPAGI.NET
- Gerakan rakyat peduli bangsa yang terdiri dari elemen Masyarakat, Dosen, LSM dan juga organisasi masyarakat (ORMAS) hadir dan berbaur dalam acara penggalangan aksi yang disebut “Rakyat Bersatu” di Basecamp Rumah Jokowi, tepatnya di Jalan Penataran, Jakarta, Kamis (26/09).

Menurut Oscar Pendong selaku penanggung jawab Forum Kebhinekaan Indonesia dan Novy Viky Akihary (tokoh masyarakat), bahwa Rakyat Bersatu akan melakukan aksi Kawal Jokowi pada 20 Oktober mendatang.

“Kita sudah lihat bersama bahwa secara konstitusi Jokowi sudah memenangkan pilpres, semestinya seluruh rakyat Indonesia mendukung kesepakatan Nasional dengan cara demokrasi yang sudah kita sepakati bersama. Harusnya tidak ada lagi upaya-upaya untuk melakukan pembusukan-pembusukan terhadap presiden terpilih, karena itu merupakan hasil dari konstitusi yang telah disepakati bersama baik oleh partai, masyarakat maupun bangsa,” ujar Novy.

“Tapi sampai dengan hari ini masih saja ada upaya-upaya keras dari sekelompok masyarakat dan politisi yang ingin menghancurkan NKRI dengan isu-isu yang tidak perlu dikedepankan. Dengan tujuan ingin memecah NKRI dan stabilitas nasional, agar pelantikan Jokowi pada 20 Oktober 2019 nanti gagal dilaksanakan,” lanjutnya.

Terkait hal tersebut Oscar Pendong berinisiatif mengundang seluruh elemen masyarakat, bukan hanya dari relawan saja bahkan dari pihak kubu #02 pun datang dengan penuh keyakinan bahwa Jokowi-lah pemenangnya dalam pilpres ini.

“Kemenangan ini bukan lagi kemenangan 01 tapi ini kemenangan rakyat Indonesia, karena tercipta melalui pilpres yang sudah kita sepakati bersama,” tegas Oscar.

Novy Viky Akihary juga menyampaikan bahwa relawan dan masyarakat menyambut baik kemenangan ini.“Kemenangan ini disambut baik oleh masyarakat, ini terbukti dengan respon antusiasme yang luar biasa, bukan hanya di Indonesia bahkan sampai ke beberapa negara. Sampai bung Oscar pun susah tidur karena mendapat banyak telepon dari negara tetangga dan harus terus menjawab semua pertanyaan mereka tentang Indonesia dan bagaimana caranya kita bisa mensupport. Tadinya dibatasi yang datang hanya 200 orang saja, tapi nyatanya sampai 300 lebih yang hadir, jika tidak ditahan dari seluruh daerah ingin datang juga. Dari sini kita bisa melihat bahwa ini adalah awal kebangkitan masyarakat yang cinta terhadap NKRI dan ingin menjaga keutuhan bangsa ini melalui program kawal Jokowi kawal NKRI,” ungkap Novy.

Novy Viky dan Oscar Pendong menegaskan sikap akan mengkritik pemerintah apabila terdapat kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat.

“Mengawal Jokowi bukan berarti harus bermesraan, ketika ada kesalahan yang sekiranya tidak bisa diterima oleh masyarakat maka kita akan memberikan kritikan. Maka dari itu, kita sebagai warga Indonesia, mari kita dukung Jokowi, kita tunjukkan bahwa kita tidak akan tinggal diam, dan kita akan tunjukkan bahwa Jokowi bersama kita untuk NKRI. Aksi ini terbuka untuk seluruh elemen masyarakat bukan hanya pendukung Jokowi semata, tapi juga untuk para pendukung Prabowo yang juga cerdas dalam berkonstitusi dan berdemokrasi, mereka pasti akan memilih yang terbaik bagi bangsa ini,” pungkas Oscar dengan tegas. (Pt/Snd)

0 komentar:

Posting Komentar