Ads

Jumat, 21 Juni 2019

Juni 21, 2019

KORANPAGI.NET - Tidak mampu beroperasi lantaran kesulitan keuangan, PT Mentari Sejati Perkasa, Jalan Perak Barat 231-233, Surabaya, digeruduk pegawainya. Ironisnya, perusahaan tersebut juga lakukan PHK sepihak, Jumat (21/6/2019).




Menurut keterangan Abdul, koordinator aksi FSPMI Surabaya mengatakan, ada dugaan perusahaan salahi UU Ketenagakerjaan."Langkah pemberhentian atau PHK sepihak yang diambil perusahaan menyalahi aturan UU Ketenagakerjaan yang menjadi dasar dilangsungkannya hubungan kerja antara Karyawan dan Menejemen," Ujarnya.

Menurut aturannya, sambung Abdul, dalam Undang-Undang tersebut, langkah pemecatan harusnya hanya bisa diambil tatkala persyaratan perundingan Bipartit dan Tripartit sudah selesai didilaksanaka

"Langkah PHK sepihak itu berawal dari strategi pecah belah oleh Menejemen di internal karyawan sendiri, yang mana untuk karyawan mau datang untuk menerima uang pengganti hak dari perusahaan nasib mereka tidak akan sepahit teman-teman mereka yang lain," tambahnya.

Sementara itu, bagi karyawan yang menolak  menerima uang pengganti hak tersebut dab PHK sepihak yang diawali dengan tindakan skorsing otomatis mereka terima.

"Langkah PHK sepihak yang diambil Menejemen PT Mentari Sejati Perkasa tersebut 80 karyawan yang tersisa sepakat melakukan aksi damai di depan kantor perusahaan pada Kamis 20 Juni 2019," Pungkasnya.

Bahkan, dalam pengamatan di lapangan, pihak direktur atau pimpinan PT Mentari Sejati Perkasa belum dapat dikonfirmasi oleh awak media. (Why/Snd)

0 komentar:

Posting Komentar