Ads

Jumat, 28 Juni 2019

Juni 28, 2019
KORANPAGI.NET - Anggota TNI boleh mencalonkan diri sebagai calon kepala desa (Kades). Salah satunya adalah tiga anggota Kodim 0807/Tulungagung yang ikut maju dalam pilihan kepala desa (Pilkades) pada 9 Juli 2019 mendatang. Dengan catatan yang bersangkutan harus cuti terlebih dahulu dan izin pada atasannya di tempat bertugas, Kamis (27/6/2019).


Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol InF Wildan Bahtiar, di sela tugasnya menyampaikan, Bilamana anggota TNI resmi menang, dia harus mengajukan pengunduran diri sebagai prajurit TNI.

"Pesan saya, jika anggota ada yang menang dan beralih profesi menjadi kepala desa, tetaplah membawa nama baik kita sebagai TNI. Kemudian berbuatlah yang terbaik, intinya apa yang merema tanamkan sebagai prajurit dan menjadi pemimpin dari warga masyarakat. Mereka harus benar benar mencerminkan prajurit TNI yang baik untuk pilkades pada 9 Juli nanti," tuturnya.


Pemilihan kepala desa mendatang, Kodim 0807/Tulungagung menyiapkan pasukan seribu seratus sembilan puluh lima orang, melihat keterbatasan anggota Kodim yang di kerahkan sebanyak 350 orang, Kodim 0807/Tulungagung meminta bantuan dari Kodim jajaran  Korem 081/ Dhirotsahajaya, mulai dari Kodim Blitar, Kodim Trenggalek, Kodim Blitar termasuk dari Makorem itu sendiri.

239 Desa di Kabupaten Tulungagung serentak melaksanakan pilihan kepala desa. Di tiap desa akan di tempatkan personil di tiap tial desa sebanyak 5 orang, sedangkan untuk desa titik rawan penempatan anggota TNI tetap sama hanya tingkat keamanan lebih ditingkatkan. 

Pemilihan kepala desa bagi TNI merupakan kearifan lokal desa, sehingga TNI boleh memberikan yang terbaik untuk desanya. Salah satunya adalah melalui ikut pencalonan kepala desa. Sebagian anggota TNI yang mencalonkan diri adalah Babinsa, karena mereka ingin mengabdi kepada desa. (Gusty Indh)

0 komentar:

Posting Komentar