Ads

Sabtu, 18 Mei 2019

Mei 18, 2019
KORANPAGI.NET - Beralasan informasi dari masyarakat, anggota Reskoba Polres Perak geledah rumah ketua DPD Surabaya Partai Berkarya, H Usman Hakim, Jalan Ploso Timur, bertujuan untuk mencari barang bukti berupa narkoba di rumah itu. 

H. Usman Hakim

Sebelum dilakukan penggeledahan, H Usman Hakim mempertanyakan apa sudah benar surat perintah ditujukan pada nama Wati dan Hakim kepada polisi. Tanpa pikir panjang, anggota reskoba yang dipimpin oleh Aipda Salim tetap melakukan penggeledahan, yang pada saat itu di rumah kediaman H Usman Hakim sedang banyak tamu undangan, sehingga para tamu pun berhamburan keluar rumahnya.

"Seketika itu, Tim Reskoba Polres Perak, yang dipimpin Aipda Salim tidak menemukan barang dan bukti yang diharapkan," kata sumber Koran Pagi.

Atas peristiwa tersebut, H Usman mengaku merasa dipermalukan oleh pihak Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

"Saya sebagai Wakil Ketua di Pemuda Surabaya (Pusura) dan Ketua Bonex Balgo, saya geram dan merasa dipermalukan didepan tamu undangan. Dan saya mendaftarkan diri sebagai Caleg DPRD kota Surabaya juga sudah mengikuti aturan dan tahapan, mendaftar sebagai Caleg juga mengikuti tes urine dan direkom ke Polda Jatim," Ucap H Usman Hakim.

Sebelumnya juga pernah, sambung H Usman, rumah mertuanya di Jalan Kapas Krampung diobok-obok Polres Tanjung Perak, faktanya polisi juga tidak menemukan barang bukti narkoba. 

"Informasi atau laporan masyarakat yang bagaimana, tangkap dan adili saja orang seperti itu (cepu), apa maksud fan tujuannya menjatuhkan harga diri dan nama baik saya di depan para tamu undangan dan toko masyarakat setempat, fitnah itu lebih kejam lho. Seharusnya Polres Tanjung Perak menyelidiki dulu, jangan asal-asalan, dapat informasi dari masyarakat tidak jelas sama saja mencoreng nama baik citra Kepolisian Indonesia," papar H Usman.

Terpisah, melalui pesan singkat WhatsApp Kapolres Tanjung Perak menyampaikan, pihaknya belum menerima laporan terkait hal tersebut.

"Saya belum ada laporan, tapi kalau memang ada anggota saya yang tidak sesuai prosedur, ada jalur nya, silahkan lapor ke Paminal, kami proses secara obyektif, kan sudah ada prosedurnya juga untuk melaporkan apabila ada oknum anggota yang tidak sesuai prosedur dalam tugas, dan apabila beliau (H Usman) merasa anggota kami salah, silahkan buat laporan," Terang Kapolres Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus R. (Rs/Snd)

0 komentar:

Posting Komentar