Ads

Jumat, 10 Mei 2019

Mei 10, 2019

KORANPAGI.NET - Dengan adanya surat edaran dari Plt Bupati Tulungagung terkait  Peraturan Daerah (Perda) untuk menutup usaha dua hari sebelum puasa dan dua hari setelah hari raya Idul Fitri. Selama pelaksanaan kegiatan bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah 2019, Satpol PP Kabupaten Tulungagung menghimbau kepada seluruh pengusaha kafe karaoke di Tulungagung baik kafe besar ataupun kecil untuk mematuhi dan mentaati peraturan  tersebut, Jumat (10/5/2019).


Kepala Satpol PP Tulungagung, Bagus Kuncoro, melalui Kepala Bidang Penegakan Perda dan Perundang-Undangan, Drs Kustoyo mengatakan, Saat ini satpol PP akan monitoring dan memantau kafe yang masih buka. Agar tidak terjadi kecemburuan sosial antara kafe dan warung makanan,"Saya menghimbau untuk pengusaha warung dan rumah makan yang buka pada siang hari agar menutup jendela atau menutup bagian yang terbuka dengan kain atau tirai agar tidak terlihat dari luar. Tujuannya adalah untuk menghormati bulan suci ramadhan dan menghormati orang yang sedang berpuasa," tuturnya.

Pihaknya juga tidak akan segan dalam bertindak apa bila ada pengusaha kafe yang tetap nekat melanggar aturan.

"Jika ada kafe yang melanggar dan masih membuka usahanya, maka kami akan menindak tegas pemilik kafe, memanggil Pawahikota dan Pawahikorta, itu untuk kafe-kafe kecil. Harapan saya, semua pelaku usaha kafe karaoke dan penjual makan dan minuman agar mematuhi dan mentaati surat edaran selama bulan ramadhan," papar Kustoyo.

Selain adanya surat edaran, Satpol PP juga menerima pengaduan dar masyarakat tentang adanya usaha  kaffe yang masih buka dan usaha warung makanan yang buka siang hari tanpa penutup. Satpol PP akan sidak selama bulan ramadhan untuk  memantau dan memberikan sangsi teguran sekaligus peringatan kepada pemilik warung makanan di tepi jalan raya,  jika warungnya masih terbuka dan terlihat di depan umum. (Gusty Indh)

0 komentar:

Posting Komentar