Ads

Selasa, 14 Mei 2019

Mei 14, 2019

KORANPAGI.NET - Anggota DPRD Kota Surabaya, Sugito menyatakan sempat datang ke pabrik atau bengkel Agus Jong. Pabrik tersebut menurut Sugito layak dijadikan perusahaan penyedia jasa barang-barang Jasmas karena juga telah di survei oleh Pemerintah Kota Surabaya.


Sugito yang juga termasuk ketua RW penerima dana hibah itu menilai, Dipilihnya pembelanjaan barang pada pabrik Agus Jong dinilainya sebagai perusahaan yang layak memenuhi pesanan barang-barang dari program Jasmas.
"Itu sudah dicek Pemkot. Karena layak, ada bengkel[nya]," kata Sugito ruang persidangan Pengadilan Tipikor, Surabaya, Senin (13/5).
Jaksa penuntut Umum (JPU) Fadhil kemudian mempertanyakan diluar persoalan Jasmas. Dia berusaha menggiring pertanyaan akan sejumlah uang pinjaman yang dipinjam oleh Sugito pada Agus Setiawan Jong, sebesar Rp 45 Juta.
Upaya penggiringan JPU itu digagalkan saksi. Sugito menandaskan uang itu adalah persoalan pribadi yang ia pergunakan untuk membangun tempat Ibadah.
Dari jumlah itu menurut Sugito telah dikembalikan lunas pada ASJ, bahkan ASJ kemudian meminjam balik uang pada Sugito sebesar Rp 30 Juta. Uang tersebut dijanjikan akan dikembalikan pada lebaran.
"Belum (dikembalikan) katanya (akan dikembalikan) pada lebaran," kata Sugito.
Sugito menandaskan, persoalan pinjam meminjam uang itu terjadi sebelum adanya program Jasmas, Dan tidak ada hubungannya dengan Jasmas."Itu uang pribadi (bukan Uang Jasmas)," kata Sugito, menjawab pertanyaan kuasa hukum ASJ, Hermawan Benhard Manurung.
Anggota DPRD dari partai Hanura itu kemudian menerangkan dengan gamblang proses pengajuan Jasmas yang dimohonkan oleh lembaga RT/RW.
"Jadi Jasamas ini masyarakat membuat proposal kalau melalui dewan diserahkan pada fraksi masing-masing Kemudian sekwan menyerahkan pada bagian protokol Pemkot disitu tugas kami selesai," kata Sugito.
Benhard kemudian menanyakan pemegang kendali dalam memutuskan pencairan dana hibah Jasmas. Apakah penggedokan anggaran itu diputuskan oleh DPRD atau Pemkot Surabaya.
"Ya Pemkot pak," kata Sugito menjawab pertanyaan Benhard.
Apa yang diutarakan oleh Sugito, senada dengan yang disampaikan lima orang anggota DPRD lainnya. Para legislator di Jalan Yos Sudarso itu pada persidangan sebelumnya dengan gamblang menerangkan. Bahwa anggota dewan dalam perkara Jasmas hanyalah penjembatan proposal. Sedangkan pengendali dari program Jasmas baik itu verifikasi atau pencairan adalah ditangan otoritas pemegang anggaran yakni Pemkot Surabaya. (Dm/Nt/Snd)

0 komentar:

Posting Komentar