Ads

Jumat, 31 Mei 2019

Mei 31, 2019
KORANPAGI.NET - Klinik Modern Dasa Medika diduga lakukan pembohongan publik terkait izin layanan kemoterapi. Dinkes Kota Surabaya tidak membenarkan klinik lakukan kemoterapy, Jumat (30/5/2019).

Kadinkes Kota Surabaya, Febria Rachmanita

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita, tidak pernah mengeluarkan izin kemoterapy kepada klinik di kota ini. Hal tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa manajemen klinik MDM sudah melakukan pembohongan publik.

"Tidak ada ijin kemo, karena kemoterapy adalah layanan sub spesialis dan tidak boleh di klinik, harus di rumah sakit," tegas Kadinkes Kota Surabaya, Jumat (30/5/2019).

Klinik MDM di Jalan Diponegoro, lanjut Kadinkes, hanya memiliki ijin operasional seperti klinik-klinik lainnya yang ada di Surabaya."Ijin operasional kliniknya ada tetapi tidak ada tindakan atau layanan kemo," sambungnya kepada Koran Pagi.

Karenanya, pihak Dinkes Kota Surabaya akan melakukan kroscek terhadap klinik tersebut atas informasi yang sudah berkembang di masyarakat.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa pihak manajemen klinik MDM mengaku sudah mengantongi ijin dari Dinkes Surabaya dalam melakukan kemoterapy ditempatnya.

"Dinkes Kota Surabaya mengijinkan kami (Klinik MDK) melakukan kemoterapy dengan syarat ada dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP), yaitu dokter onkologi atau konsultan hematologi onkologi medik (KHOM). Karena itu klinik ini sudah ada penanggungjawabnya untuk melakukan kemo, Prof BW kan sudah nenyandang gelar KHOM," ujar pihak manajemen klinik. (Bg/Yud/Snd)

0 komentar:

Posting Komentar