Ads

Minggu, 26 Mei 2019

Mei 26, 2019
KORANPAGI.NET - Bulan Suci Ramadhan tahun ini, merupakan bulan penuh rezeki bagi Yamini. Pasalnya, dengan menjajakan dagangannya berupa makanan yang digelutinya selama 17 tahun, ia banyak menerima pesanan kue, Minggu (26/5/2019).


Setiap harinya, janda satu anak tersebut berjualan berbagai makanan (kue) yang ditaruh di sepeda anginnya. Dari sore hingga malam hari, Yamini terus mengayuh sepeda untuk mengais rezeki demi mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Di desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Yamini tinggal di sebuah rumah sederhana. Di kawasan Boyolangu sendiri terkenal dengan kue khas yang memiliki nama unik, yaitu 'Janilo', nama kue ini ternyata singkatan dari kata Jajan Iki Lo (Jawa), yang jika dalam bahasa Indonesia yakni "kue ini lo".

Momen Ramadhan kali ini, tidak hanya nasi dan Janilo yang dijajakan Yamini, melainkan ada 'Kletek', kue goreng yang terbuat dari ketela."Alhamdulilah selama bulan puasa banyak pesanan Kletek sampai lebaran nanti, jadi saya gak jualan keliling sementara. Pagi belanja langsung saya olah dan menyiapkan bumbu kemudian menggorengnya. Harapan saya semoga Kletek buatan saya ini bisa dinikmati dan diminati masyarakat. Cara buatnya sederhana, namun higienis," ucap Yamini.


Sebelumnya, Yamini pernah bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri, namun pekerjaan itu tidak mampu memperbaiki perekonomiannya, sehingga ia putuskan untuk kembali ke kampung halaman dan berdagang sampai sekarang.

Dengan bermodal Rp 500 ribu, Yamini bisa mengolah 5 kilogram ketela yang di goreng dan dikemas cantik dengan harga jual perkilonya Rp 36 ribu.

"Keuntungan dari jual kletek di bulan puasa ini meningkat drastis, lumayan bisa buat tabungan untuk biaya kuliah anak saya kedepan," pungkasnya. (Gusty Indh)

0 komentar:

Posting Komentar