Ads

Kamis, 28 Februari 2019

Februari 28, 2019
KORANPAGI.NET - Mutasi kepala sekolah (Kasek) adalah hal biasa dalam sebuah institusi atau organisasi untuk penyegaran serta karir merupakan alasan untuk pertimbangan terjadinya pergantian pimpinan. Kepemimpinan Drs Masrur Hanafi, MM, berakhir, kini beliau mutasi ke SMKN 1 Rejotangan. Dan SMKN 1 Pagerwojo digantikan oleh Drs Mulyono Hartono, MPd, Kamis (28/2/2019).


Pisah kenal kepala sekolah baru dilaksanakan pada siang hari di halaman SMKN1 Pagerwojo. Sebanyak 230 lebih undangan tampak hadir pada acara tersebut, di antaranya Kepala Dinas Propinsi Jawa Timur, diwakili oleh Kabid Dikmenjur,  Suhartono, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur wilayah Tulungagung dan Trenggalek, Solikin, Babinsa, kepala desa, guru dan siswa. 

Drs Masrur Hanafi, MM, dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih pada pemerintah propinsi, ada 59 guru yang sufah mendapatkan SK."Ini adalah amanah yang harus saya laksanakan. Bantuan 750 untuk meringankan beban sekolah, subsidi SPP bagi yang mampu dan tidak mampu, dengan kedatangan kepala sekolah yang baru ini, bisa membawa semangat dan harapan baru demi kemajuan anak didik dan sekolah," ucap Hanafi.

Sementara, Drs Mulyono Hartono, MPd, menambahkan, kebersamaan ini menjadikan kekuatan untuk menggapai prestasi kedepan. "Mari kita bentuk kekuatan bersama demi tercapainya sekolahan berprestasi bagi kita, guru dan karyawan. Menjadi SMKN lebih baik, bisa dibanggakan bagi masyarakat dan kecamatan," terang Mulyono.

Dalam pisah kenal tersebut banyak pemberian cindera mata dari para guru, anak didik dan dari dinas propinsi untuk masing- masing kepala sekolah, serta pemberian bantuan komputer untuk SMP dari Dinas Propinsi Jawa Timur yang langsung diserahkan ke kepala sekolah SMP Negeri 1, 2 dan 3 Pagerwojo.

Berbagai prestasi yang pernah dijuarai oleh SMKN 1 Pagerwojo adalah seni musik etnik, yang pada acara pelepasan kepala sekolah dihadirkan oleh Grup Tagaro dan dimainkan oleh siswa siswi SMKN 1 Pagerwojo, dipimpin oleh guru pembimbing Haris. Lagu- lagu etnik rock, pop, langgam Jawa yang dipadu oleh gamelan terasa hidup, serta menghibur  para tamu yang hadir sat itu.(Gusty Indh)

0 komentar:

Posting Komentar