Ads

Jumat, 01 Februari 2019

Februari 01, 2019
KORANPAGI.NET - Jumat berkah, kata ini lah yang diaplikasikan oleh komunitas berbagi nasi untuk bersosialisasi memberi sebungkus nasi kepada tukang becak, pemulung dan pengemis di Kabupaten Tulungagung, Jumat (1/2/2019).


Kegiatan membagikan sebungkus nasi kepada pengemis, pemulung dan tukang becak ini merupakan kegiatan rutin komunitas tersebut yang biasa dilakukan setiap hari Jumat di lokasi yang berpindah-pindah di Kabupaten Tulungagung.

Kali ini, sebanyak 165 nasi bungkus dibagikan di kawasan Gunung Bolo. Sebelum berangkat, rombongan komunitas berbagi nasi berkumpul di basecamp (depan Perwari), Jalan Patimura, Kelurahan Tretek.

Melintasi persawahan, pasar, pinggir jalan sampai masuk ke pemukiman warga, mereka membagikan nasi bungkusnya ke tiap orang yang dirasa layak menerimanya.


Romadhon (46), anggota komunitas mengatakan, dari kegiatan rutin tersebut, banyak didapatkan hal-hal menarik di sepanjang perjalanan.

"Ada yang menarik saat membagikan nasi bungkus bersama teman-teman, seperti memberi nasi bungkus kepada orang gila di jalan, ada yang lupa namanya saat ditanya, ada yang dikasih malah ngomel-ngomel. Hal itu menjadi acuan bahwa kita yang sehat sudah sepatutnya memberikan perhatian kepada mereka," tuturnya.

Perlu diketahui, kegiatan berbagi ini adalah wujud kepedulian sesama, agar kita bisa sedikit menyisihkan rezekinya untuk yang berhak.

"Hari ini menyebar nasi sudah tepat sasaran. Mengingat kegiatan seperti ini sudah kami lakukan selama 6 bulan, sampai mereka hafal dan setia menunggu tiap Jumat pagi. Untuk langkah selanjutnya, saya dan temen-teman ingin sekali berbagi dengan anak yatim, kaum jompo dan berharap mampu membuka warung berkah sebagai sarana untuk berbagi kepada sesama tiap hari Jumat," pungkas Romadhon.


Ditambahkan pula oleh Sulis yang juga anggota komunitas berbagi nasi bahwa, berbagi kepada sesama ini sudah menjadi kewajiban kita semua, yang penting bisa menjadi berkah.

"Ini rezeki dari Allah SWT yang harus kita sisihkan untuk mereka yang kurang mampu. Meski hanya sebungkus nasi, yang penting mereka menerimanya Ikhlas, Insya'Allah akan menjadi berkah kita semua," imbuhnya. (Gusty Indh)

0 komentar:

Posting Komentar