Ads

Senin, 14 Januari 2019

Januari 14, 2019
KORANPAGI.NET - Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kauman bertindak setelah warga Desa Batangsaren, Kecamatan Kauman, terkena penyakit Demam Berdarah (DBD), Senin (14/1/2019).


Kepala Puskesmas Kecamatan Kauman Dr Aris Setiawan mendukung aparatur daerah yang proaktif dlm menyikapi bahaya DBD.

"Saya sudah mengunjungi warga Desa Batangsaren yang terkena DBD, saya berharap pada masyarakat di wilayah Kecamatan Kauman melalui kepala desa untuk mengapresiasi upaya yang di lakukan petugas dan pemerintah desa yang turut proaktif dalam menindaklanjuti permasalahan di masyarakat," jelasnya.

Ia juga menambahkan, pemerintah desa harus tanggap dan bergerak cepat jika ada kejadian luar biasa (KLB)."Kita nanti akan membagikan bubuk abate di sekolah-sekolah sekaligus pemberantasan sarang nyamuk," tambahnya.

Sebagai langkah antisipasi, petugas sudah bergerak dalam upaya pemberantasan DBD."Beberapa petugas dari puskesmas akan diturunkan ke masyarakat membagikan abate yang berfungsi membasmi jentik nyamuk, memeriksa di sekitar rumah seperti kamar mandi, selokan dan saluran air lainnya," tambahnya.

Terpisah, Diah, asal Desa Mojosari, saat ditemui memaparkan, ia sedang menunggu anaknya yang berusia 8 tahun terkena penyakit demam berdarah,"Anak saya badannya panas tinggi dan langsung saya bawa ke Puskesmas agar segera dapat pertolongan, sekarang udah agak mendingan," tuturnya.

Saat ini, data rawat inap yang terkena penyakit demam berdarah di Puskesmas Kauman sebagian besar anak-anak sekolah, yang di rawat 26 pasien dan 13 pasien lagi sudah dipulangkan, dan kasus DBD seluruhnya ada 17 orang yang rawat inap. (Gusty indh)

0 komentar:

Posting Komentar