Ads

Selasa, 29 Januari 2019

Januari 29, 2019
KORANPAGI.NET - Pelaksanaan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahap dua yang di laksanakan pada tanggal 28 sampai 31 Januari 2019, diikuti oleh 262 siswa dari semua jurusan, di antaranya jurusan teknik kendaraan ringan (TKR), teknik sepeda motor (TSM), teknik gambar bangunan (TGB),  akutansi, akomodasi perhotelan dan kecantikan rambut, Selasa (29/1/2019).


Pada kesempatan tersebut, Sumarji selaku pengawas sekolah dari Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Tulungagung, melakukan kunjungan ke SMKN 1 Pagerwojo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung.

Dari peninjau langsung pelaksanaan simulasi UNBK tahap dua yang dilakukan pengawas sekolah tersebut, SMKN 1 Pagerwojo mendapat respon positif.

"Harapan saya semoga kegiatan ini berjalan lancar dan bermanfaat untuk anak didik," terang Sumarji.


Kegiatan simulasi digelar di tiga ruang layak dan patut untuk persiapan UNBK. Masing-masing yakni di ruang laboratorium  jurusan bangunan (GB), ruang laboratorium akutansi (AK) dan ruang laboratorium komputer.

Untuk laboratorium GB ada 40 siswa, AK 40 siswa dan Komputer 20 siswa, serta ditambahkan pula 4 unit komputer, 3 unit server dan 1 cadangan. Simulasi dilaksanakan dengan tiga tahapan, sesuai dengan jumlah komputer yang ada.

Kepala sekolah SMK 1 Pagerwojo Drs Masrur Hanafi, MM, melalui Waka Humas, Eko Wahyudi, MP, menjelaskan, pelaksanaan simulasi tahap dua ini diharapkan bisa lebih mematangkan kesiapan anak didik dalam menghadapi UNBK yang sebenarnya.

"Nanti pada tanggal 25 sampai tanggal 29 Maret 2019 harapan kami semoga anak didik kami dapat lulus 100 persen untuk UNBK dan ujian kompetensi kejuruan," tegasnya.


Selain diikuti siswa, simulasi juga didampingi para guru pembimbing Mapel (mata pelajaran).  Mengingat jumlah siswa bertambah terus, yang saat ini berjumlah 1071 siswa, dimana terbagi kelas sepuluh 406 siswa,  kelas sebelas 403 siswa dan kelas dua belas 262 siswa.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan  Jawa Timur Wilayah Tulungagung, Solikin Spd, MPd, melalui Kasi SMK, Subagyo mengatakan,  mendekati UNBK nanti, jangan khawatir dengan komputer dan server, karena sudah di siapkan.

"Saya rasa tidak ada kendala,  yang utama adalah UNBK berjalan lancar, listrik tidak mati pada saat ujian dan siswa bisa mengerjakan dengan nyaman," tuturnya. (Gusty Indh)

0 komentar:

Posting Komentar