Ads

Kamis, 17 Januari 2019

Januari 17, 2019
KORANPAGI.NET - Rotasi pergantian kepala Urusan Agama (KUA) di 19 Kecamatan, Kabupaten Tulungagung telah bergulir, 17 pejabat fungsional resmi dilantik di Aula Kementrian Agama (Kemenag) pada Rabu (16/1/2019).


Kepala Kemenag Drs Ngudiono, M.Ag,MM, mengatakan pelantikan yang dilaksanakan setiap 4 tahun sekali sudah sesuai aturan bahwa kepala KUA bukan lagi pejabat struktural melainkan pejabat fungsional.

Humas Kemenag, Erna Ustadah saat ditemui Koran Pagi pada Kamis (17/1/2019) siang menjelaskan, pelantikan 17 kepala KUA yang sudah dirotasi   merupakan pejabat fungsional penghulu yang diberi tugas tambahan sebagai kepala KUA dan Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW),"Ada dua pejabat yang tidak dilantik karena tidak ada tugas tambahan," jelasnya.

Ditambahkan lagi, dalam pelantikan tersebut Kemenag juga menyampaikan, setelah dilantik di tugas barunya, hendaknya seluruh kepala KUA bekerja sesuai aturan.

"Seluruh kepala KUA yang baru dilantik harus mengikuti regulasi dan memberikan pelayanan pada masyarakat dengan sepenuh hati," tuturnya.

Dua dari 19 kepala KUA yang tidak dilantik adalah pejabat fungsional penghulu yang tidak diberi tugas tambahan, di antara nama tersebut adalah Waliyudin Irmansyah, M.Ag, Penghulu Madya pada KUA di Kecamatan Pakel dan Imam Ahmadi, S.Ag, Penghulu Muda KUA di Kecamatan Gondang. 

Pejabat KUA di 19  Kecamatan, Kabupaten Tulungagung berfoto dengan Kepala Kemenag

Salah satu pejabat fungsional yang dilantik menjadi kepala KUA yakni Drs Ahmad Takdir, M.H, yang sebelumnya bertugas di Kantor KUA Kecamatan Kedungwaru, sekarang ditempatkan di Penghulu Muda dengan tugas tambahan sebagai Kepala KUA dan PPAIW di Kecamatan Rejotangan. Sedangkan Kepala KUA di Kecamatan Kedungwaru digantikan oleh Moh Toyib, M.Pd.I.

"Ini adalah tugas dan amanah yang harus saya laksanakan, dan di tempat yang baru tentunya memberikan pelayan sepenuhnya pada masyarakat," ujar Ahmad Tadkir. (Gusty Indh)

0 komentar:

Posting Komentar