Ads

Kamis, 24 Januari 2019

Januari 24, 2019
KORANPAGI.NET - Mendapat pernyataan untuk kuasa menjual atau memiliki atas sebidang tanah di Desa Watugolong, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, namun pria ini terhambat dari proses balik nama atas tanahnya. Hal tersebut disinyalir ada 'kongkalikong' beberapa pihak termasuk Kades setempat, Kamis (24/1/2019).


Berdasar surat pernyataan yang telah dibuat oleh Heru Susanto (Dirut PT Waringin Karya Samudra), tertanggal 11 September 2017, menyatakan bahwa Hartono mendapat 'kuasa jual atau memiliki atas sebidang tanah yang terletak di Desa Watugolong Kecamatan Krian Sidoarjo.

"Surat pernyataan itu di buat oleh Heru Susanto untuk pengembalian sejumlah uang pembelian beberapa kavling tanah di Desa Junwangi yang dijual pak Heru ke klien kami. Namun sampai batas waktu yang sudah disepakati, pak Heru tidak bisa mengembalikan, sehingga ia (Heru) menggantinya dengan memberi kuasa jual atau memiliki atas sebidang tanah di Desa Watugolong," jelas kuasa hukum Hartono.

Diketahui bahwa, sertifikat tanah yang diberikan Heru ke Hartono masih beratas nama Saripin. Karena itu, pihak Hartono bermaksud untuk membalik nama.

Ketika dikonfirmasi Koran Pagi, Saripin mengaku bahwa Kapala Desa dan Heru pernah melarangnya untuk menandatangani permintaan Hartono untuk proses balik nama tanah tersebut.

"Dulu sempat mau saya tandatangani di notaris, tapi pak Kades Watugolong dan pak Heru malarang saya, karena tanah itu saya jualnya ke pak Heru dibawah tangan hanya disaksikan perangkat desa watugolong bukan di notaris, dan bukan ke pak Hartono," kata Saripin kepada Koran Pagi.

Sementara, Kades Watugolong, Zainul, menampik tudingan Saripin yang melarang untuk bertandatangan proses balik nama yang diajukan Hartono.

"Begini lo mas, saya tidak pernah melarang pak Saripin untuk menandatangani permintaan pak Hartono. Silahkan kalau pak Saripin mau tanda tangan," ujarnya.

Sementara itu, Heru Susanto, hingga berita ini di turunkan tidak ada yang mengetahui keberadaannya, begitupun jg kantor PT Waringin Karya Samudra yang berada di Ruko Gateway, Waru, Sidoarjo, sudah sepi tak berpenghuni alias tutup. (Ksh/Snd)

0 komentar:

Posting Komentar