Ads

Rabu, 16 September 2020

September 16, 2020
Pelaksanaan pelayanan tera ulang di sebuah pabrik

KORANPAGI.NET - Dalam melaksanakan amanat Undang-Undang RI Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Peridustrian dan Perdagangan (Disperindag) melaksanakan pelayanan tera atau tera ulang untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam memberikan perlindungan kepada konsumen, Rabu (16/9/2020)

Salah satu alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP) yang digunakan dalam transaksi jual beli harus ditera ulang yang dikenal oleh masyarakat luas adalah timbangan elektronik, dalam hal pelayanan tera ulang difasilitasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Tera dan tera ulang timbangan elektronik bagi pengusaha sesuai peraturan yang berlaku dilaksanakan rutin setiap tahun. Hal tersebut dilakukan melalui pengujian sesuai syarat teknis pengujian timbangan elektronik untuk menentukan sah atau batal proses tera dan tera ulang.

Dan tidak hanya timbangan elektronik  yang harus ditera atau ditera ulang setiap tahun, namun semua alat ukur takar timbang dan perlengkapannya digunakan  dalam proses transaksi atau jual beli harus ditera dan ditera ulang oleh pegawai yang berhak.

Sehingga konsumen bisa terlindungi dari praktik curang timbangan, penakaran maupun ukuran dalam transaksi jual beli yang dapat menimbulkan kerugian bagi konsumen, sesuai semboyan Metrologi yaitu "Bantjana Patakaran Pralaya Kapradanan" yang artinya memperdaya ukuran menghilangkan kepercayaan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tulungagung, Dra Imro'atul Mufidah, M.Si, melalui, Kepala Bidang Kemetrologian, Lipursari, SE, MM, menjelaskan, pelayanan tera ulang ini bisa dilakukan di kantor dan di tempat pakai (locco). Kalau pelayanan tera ulang di kantor untuk jenis timbangan bisa dibawa ke kantor seperti timbngan elektronik,  timbngan dacin, timbangan sentisimal,  neraca obat, dan neraca emas.

"Sedangkan untuk pelayanan tera di tempat pakai karena timbangan atau UTTP nya  tidak dapat dipindahkan atau tidak dapat dibawa ke kantor serta atas surat permohonan atau pemilik wajib tera seperti pompa ukur BBM, timbangan jembatan, timbangan batching plant,  timbangan asphalt dan beberapa UTTP lainnya di perusahaan," jelasnya.

Disperindag melayani masyarakat, sambung Lipursari, dalam pelayanan tera ulang telah membentuk kelompok budaya kerja Tertib, Efisien,  Responsif dan Amanah (TERA) dan juga sosialisasi ke masyarakat, pedangang pasar, SPBU serta perusahaan secara langsung media elektronik, media cetak dan melaksnakan pengawasan dan pendataan potensi UTTP.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tulungagung berharap kesadaran masyarakat melalui pelaksanaan tera dan tera ulang rutin setiap tahun semakin meningkat terutama para pemilik dan pelaku usaha yang mempunyai UTTP (alat ukur, takar, timbang dan perlengkannya) dalam proses jual beli atau transaksi yang mereka lakukan sehari-hari dilakukan agar terciptanya budaya masyarakat Tulungagung sebagai daerah yang tertib ukur. (Gusty Indh)

0 komentar:

Posting Komentar