Ads

Jumat, 04 September 2020

September 04, 2020
1
Pusaka Tombak Kyai Upas Setelah dimandikan
KORANPAGI.NET - Pusaka Tombak Kyai Upas adalah pusaka berbentuk tombak panjang berasal dari Mataram yang dibawa oleh RM Tumenggung Pringgodiningrat, Putra Pangeran Notokoesomo, Jumat (4/9/2020).

Masyarakat Tulungagung meyakini kepercayaan bahwa Pusaka Kyai Upas sangat bertuah sebagai tolak balak banjir dan juga menjaga ketentraman wilayah Kabupaten Tulungagung.

Tradisi Jamasan tersebut digelar di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tulungagung. Pelaksanaan prosesi tradisi jamasan Tombak Kyai Upas dilalukan dengan kidmat hingga selesai.

Hadir dalam prosesi  jamasan diantaranya Forpimda, kepala OPD, lurah, warga kasepuhan Tulungagung, Paguyuban Permadani, tokoh agama, keluarga besar Pringgokoesumo dan masyarakat sekitar.

Selamatan bubur suro lambang ketentraman

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Drs Bambang Ernawan, S.Pd, mengatakan, kegiatan prosesi jamasan Tombak Kyai Upas ini adalah untuk keragaman budaya.

"Mengembangkan nilai tradisi budaya serta melestarikan kekayaan budaya di Tulungagung," terang Bambang Ernawan.

Sementara itu, Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Birowo, MM, mengingatkan, bahwa Tombak Pusaka Kyai Upas adalah milik pemerintah Kabupaten Tulungagung.

"Upacara  Jamasan Pusaka Tombak Kyai Upas dilakukan setiap tahunnya, ini merupakan suatu budaya adat atau tradisi tiap bulan suro, tujuannya adalah mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas perjalanan satu tahun ini, Alhamdulilah aman dan Tulungagung diberi keamanan serta kenyamanan kepada warga masyarakat," ungkap Maryoto Birowo.

Upacara siraman Pusaka Tombak Kyai Upas secara rutin diadakan bahkan secara turun temurun dirawat oleh keturunan Bupati Ngrowo. Pusaka ini Wajib dalam pemeliharaannya berdasarkan  keputusan bersama dari keluarga Pringgokoesumo yaitu RM Moenoto Notokoesumo yang diamanatkan dengan baik. (Gusty Indh)

1 komentar: