Ads

Jumat, 28 Agustus 2020

Agustus 28, 2020
Penertiban parkir liar

KORANPAGI.NET - Pengendalian dan pengawasan parkir di badan jalan protokol seperti pelanggaran parkir di trotoar, pelanggaran parkir dirambu larangan ditindak tegas oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung, Jumat (28/8/2020).

Penertiban ini bertujuan untuk kelancaran arus lalu lintas. Pembiaran parkir liar juga dapat memunculkan adanya pungli oleh orang-orang tidak bertanggungjawab.

Salah satunya yaitu parkir liar di depan kantor dinas kependudukan dan catatan sipil (Capil). Parkir liar merupakan penyumbang kemacetan yang mengganggu pengguna jalan lain. Masyarakat sudah selaiknya tertib dalam menggunakan fasilitas umum.

Di pinggir trotoar tersebut sudah terpasang rambu peringatan (larangan parkir), namun tidak diindahkan oleh oknum  parkir liar.

Dinas Perhubungan menaggapi keluhan masyarakat dan sering menegur oknum parkir liar untuk tidak menggunakan akses jalan menjadi parkiran bagi pengunjung layanan di kantor Dinas Capil. 

Sementara pantaun di kawasan Alun-Alun  masih ada yang menggunakan jalan untuk parkir, karenanya Dinas Perhubungan telah memasang Water Barrier (pembatas).

Water Barrier yang terpasang
Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, Panji Putrantro mengatakan, dampaknya jelas membuat arus lalu lintas terganggu karena jalan itu satu arah.

"Dulu pernah dijaga petugas dari Dinas Perhubungan. Langkah kedepan kita akan menggandeng stik holder yakni Polres, TNI dan Satpol PP. Adanya penertipan ini, lalu lintas di Kota Tulungagung akan menjadi semakin lancar, pelanggaran yang terkait dengan parkir bisa kita tindak berdasarkan kewenangan masing-masing instansi terkait," terang Panji Putranto.

Ruas jalan yang lokasi parkirannya  memicu kemacetan seperti toko, cafe dan rumah makan di wilayah Kota Tulungagung, diantaranya jalan A Yani, Jalan Teuku Umar, Jalan Basuki Rahmat,  dan Jalan Antasari perlu disikapi pihak Dinas Perhubungan. (Gusty Indh)

0 komentar:

Posting Komentar