Ads

Jumat, 14 Agustus 2020

Agustus 14, 2020
1
Hand Sanitizer

KORANPAGI.NET - Setelah melarang produk hand sanitizer atau pembersih tangan yang mengandung metanol, Food and Drug Administration Amerika Serikat (FDA AS) kembali memperingatkan konsumen dan profesional perawatan kesehatan tentang produk pembersih tangan tertentu yang diberi label mengandung etanol atau isopropil alkohol, Jumat (14/8/2020)

Terbukti positif terkontaminasi yakni 1-Propanol. Dimana zat tersebut berbeda dengan 2-Propanol atau Isopropanol dan Isopropil Alkohol, bukan merupakan bahan yang dapat diterima untuk produk pembersih tangan yang dipasarkan di AS serta dapat menjadi racun dan mengancam nyawa jika tertelan.

Badan tersebut mendesak konsumen untuk tidak menggunakan produk yang terkontaminasi 1-Propanol ini dan telah memperluas daftar pembersih tangan yang tidak boleh digunakan di anak-anak kecil yang secara tidak sengaja menelan produk ini, bahkan remaja serta orang dewasa yang meminum produk ini sebagai pengganti alkohol (etanol) adalah yang paling berisiko.

Menelan 1-Propanol dapat menyebabkan depresi sistem saraf pusat (SSP), yang dapat mengakibatkan kematian.

Gejala paparan 1-Propanol dapat berupa kebingungan, penurunan kesadaran, serta denyut nadi dan pernapasan yang melambat.

Penelitian pada hewan menunjukkan

Paparan kulit atau mata terhadap 1-Propanol dapat menyebabkan iritasi, dan kasus reaksi alergi kulit yang jarang dilaporkan telah dilaporkan.

Konsumen yang memiliki produk dalam daftar hand sanitizer dengan potensi kontaminasi metanol atau 1-Propanol harus segera menghentikan penggunaan produk dan membuangnya, idealnya di wadah limbah berbahaya.

Hingga saat ini, di Indonesia belum ada pengawasan ketat terkait produk hand sanitizer mengandung metanol atau 1-Propanol, yang memiliki izin edar sebagai alat kesehatan dari Kementrian Kesehatan

Kasi Perbekalan dan Farmasi Dinas Kesehatan Tulungagung, Masduki Mejelaskan, salah satu persyaratan tata baru kehidupan atau New Normal,  masyarakat diharapkan memakai masker, jaga jarak, cuci tangan serta menggunakan hand sanitizer.

"Penggunaan hand sanitizer, hal yang perlu diperhatikan pastikan produk tersebut tidak mengandung bahan baku yang dilarang dan mengganggu kesehatan. Di  mana badan kesehatan dunia telah merilis hand sanitizer berupa metanol sangat membahayakan kesehatan," ungkapnya.

Yang terbaru adalah, sambung Masduki, penggunaan 1-Propanol salah satu jenis alkohol, tetapi ini juga berbahaya untuk kesehatan, dia dapat mendepresi bekerjanya dua sampai empat kali kuat dari pada etanol, maka dilarang penggunaannya sebagai hand sinitizer yang digunakan oleh masyarakat.

"Cara memilih hand sanitizer yang aman,  membeli hand sanitizer yang aman pastikan di lebelnya ada jaminan mutu dari pemerintah berupa nomor PKD /PKL yang dikeluarkan oleh menteri kesehatan atau bisa cek di E.info alkes kementrian kesehatan bahwa legalitas  produk tersebut sudah dijamin pemerintah atau belum, kalau belum terjamin maka produk PKD nya tidak terdaftar di menteri kesehatan," pungkas Masduki. (Gusty Indh)

1 komentar:

  1. Smg masyarakat faham dan bisa memilih produk hand sanitizer yg aman bagi kesehatan

    BalasHapus