Ads

Minggu, 06 Oktober 2019

Oktober 06, 2019

KORANPAGI.NET - Seorang pria asal Desa Tanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, ini sejak kecil bercita-cita ingin menjadi TNI Angkatan Darat (AD). Dengan semangat, tekad yang kuat dan terus berdoa, alhasil, mimpi pun tergenggam, Sabtu (6/10/2019).

Prajurit Kodim 0807/Tulungagung, Praka Aris Setiawan

Dari keluarga yang sederhana, Praka Aris Setiawan (30), berhasil mewujudkan cita-cita sebagai Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada tahun 2010, kini ia ditugaskan di Batalyon Infanteri Raider 500/Sikatan.


Praka Aris merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Suprayitno, dan Semi Purwati. Keterbatasan ekonomi orang tuanya tidak membuat Praka Aris patah semangat kala itu, setelah  lulus mengenyam pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA), Ia memaksakan diri bekerja untuk membantu orang tuanya mencari nafkah sebagai kuli bangunan, hal itu dilakoninya selama tujuh bulan. Setelahnya, ia bekerja lagi di salah satu pusat perbelanjaan atau swalayan di kota Tulungagung sebagai satpam. 

Pria bertubuh kekar yang gemar olah raga fitnes ini merupakan anggota muda  di Kodim 0807/Tulungagung. Saat ditemui awak media, setelah mengikuti upacara HUT TNI ke 74 tahun, Praka Aris menjelaskan,"Di hari TNI yang ke 74 ini, saya sebagai prajurit TNI harus tetap semangat agar bisa menjadi yang terbaik di tahun berikutnya, bahkan sampai kapanpun. Saya bersyukur pada Tuhan atas anugerah yang diberikan pada saya dan keluarga," ungkap Praka Aris.

Rasa syukur atas tergapainya keinginan sebagai anggota TNI AD, terus dipanjatkan Praka Aris, terlebih kini ia ditugaskan di tempat yang dekat dengan keluarganya.

"Saya dari masyarakat biasa, sebagai anak, saya ingin berbakti pada kedua orang tua dan negara. Sekarang saya dinas di Kodim 0807/Tulungagung. Alhamdulilah bisa berkumpul dengan keluarga, juga anak istri yang tinggal di Desa Mojoagung, Ngantru," terang Praka Aris Setiawan.

Berkat doa dari orangtuanya, dengan mengenakan seragam tentara (doreng), Praka Aris Setiawan menjadi motivasi kedua adiknya, yang juga bersemangat untuk mengikuti jejak sang kakak yakni menjadi anggota TNI.

Pada hakekatnya, Berjuang dan berusaha  yang terbaik akan menghasilkan suatu keberhasilan yang tak sia-sia untuk sebuah pengabdian pada bangsa dan negara. (Gusty Indh).

0 komentar:

Posting Komentar