Ads

Jumat, 20 September 2019

September 20, 2019
KORANPAGI.NET - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung menggandeng Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Jawa Timur, menggelar Skrining Katarak bagi warga kurang mampu. Pemeriksaan awal di lakukan sebelum pasien  operasi. Kegiatan tersebut bertempat  di ruang Saba Husada Bakti Dinas Kesehatan  Tulungagung, pada pelaksanaan operasi  di Ruma Sakit Prima Medika yang di  bantu enam tenaga dokter spesialis mata, Jumat (20/8/9/2019).

Suasana giat pemeriksaan

Kepala Dinkes Tulungagung Mastur melalui Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian  Penyakit (P2P) Ana Septi Sarifah, SKM menyampaikan, kegiatan ini merupakan program nasional setahun di adakan tiga kali.  Dari hasil kajian 1,5 penduduk Tulungagung mengalami gangguan penglihatan, sedang 0,7 akibat katarak. Cakupan kami hanya 225 orang, dan hari ini merupakan gelombang dua diikut 115 orang dengan quota 75 sampai 80 orang.

"Untuk bisa mengikuti operasi katarak yang utama adalah  penderita pada stadium Matur yang artinya penderita benar benar sudah siap melaksanakan operasi katarak dan harus mengikuti prosedur skrining yaitu pemeriksaan kesehatan, cek gula darah, tensi," terang Ana Septi Sarifah, SKM.

Banyak masyarakat yang sudah tua menganggap jika memiliki mata tidak bisa melihat alias buta, tidak bisa disembuhkan. Berawal dari keluhan warga, pemerintah Tulungagung menanggapi dengan memberikan pelayanan kesehatan mata  gratis kepada masyarakat kurang mampu melalui bansos operasi katarak. 


Salah satu penderita katarak asal Kecamatan Karangrejo, Suratiyah (67), dirinya diantar oleh pihak puskesmas kecamatan  untuk ikut sekrining di Dinas Kesehatan, "Saya mengeluh mata saya yang kiri tidak bisa melihat, kalau yang kanan sudah dioperasi, jadi tinggal saat dan ini menunggu giliran di  periksa," tutur Suratiyah. (Gusty Indh)

0 komentar:

Posting Komentar