Ads

Kamis, 16 Agustus 2018

Agustus 16, 2018
KORANPAGI.NET - Veteran adalah semua warga Negara Indonesia yangberjuang dan  memerdekakan bangsa dari cengkeraman para penjajah. Salah satu Veteran yang masih berkobar semangat juangnya meski di usia senja tak lain yakni Lamidi (80), Legiun Veteran Republik Indonesia ( LVRI) pejuang kelahiran Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.


Kakek empat  anak dan enam cucu ini pernah berperang melawan Malaysia yang di bantu Inggris, New Zealand, Belanda dan Jepang demi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pria kelahiran 1938 ini  pernah Pengenyam pendidikan sekolah rakyat (SR), setelah lulus melanjutkan lagi di sekolah guru selama empat tahun, ia dapat tugas belajar di Kabupaten Kediri kurang lebih dua tahun.

Kehidupan Lamidi bersama keluarga setelah Indonesia merdeka diilhami penuh warna perjuangan. Situasi kehidupan sudah terkendali, kegotongroyongan seisi keluarga teraktualisasi dalam Pancasila sudah terwujudkan. Veteran sekarang ini sangat diperhatikan haknya oleh Pemerintah.

Suatu misal, tunjangan Veteran sebesar 50 persen bagi yang punya gaji, sedang yang murni Veteran mendapat 100 persen berdasarkan aturan, selebihnya mendapat  dana kehormatan. Bagi rumah Veteran yang kurang layak huni mendapat bantuan subsidi yaitu bedah rumah.

Persoalan yang  belum terlaksana adalah perbaikan kesejahteraan Veteran sampai sekarang belum terealisir. Sesuai data keanggota kurang lebih 350 orang Veteran bertempat tinggal di Kabupaten Tulungagung.

"Kewajiban saya menanamkan jiwa semangat nilai juang 45, lalu menanamkan pengertian sedalam perjuangan bangsa ini. Saya memberi dorongan penyemangat bagi generasi muda yang dirasa tidak sesuai dengan harapan pendahulunya, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah kemerdekaan", terang Lamidi, Kepala bagian generasi penerus pejuang 45.


Jelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 73, Lamidi mengungkapkan, tugasnya kini untuk mendidik generasi muda, khususnya pemuda Tulungagung, harus menjadi pemuda tangguh secara mental dan moralnya.

"Saya mihat anak-anak muda saat ini  masalah pendidikan mental dan moral harus di tingkatkan. Saya punya amanah pendidikan, jadi rasa optimis semangat pemuda Tulungagung harus bangkit, harus jadi pemuda yang tangguh sebagai generasi pembaharu di sertai pembinaan," imbuhnya. (Gusty Indh)

0 komentar:

Posting Komentar