Ads

Selasa, 21 Agustus 2018

Agustus 21, 2018
KORANPAGI.NET - Diduga keracunan makanan, enam orang dari Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, terpaksa harus dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis, Selasa (21/8/2018).

Ilustrasi Keracunan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, dr Mochamad Mastur, MM, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Ana Sakti, S.KM, mengatakan, pihaknya membenarkan adanya pasien yang diduga mengalami keracunan di Puskesmas Boyolangu.

"Pagi tadi sekira pukul 03.00WIB, kami menerima pesan singkat dari Puskesmas Boyolangu jika ada pasien keracunan makanan yang harus menjalani rawat inap, tim kesehatan  kami langsung ke TKP mengobservasi kejadian tersebut dengan membawa  sampel berupa air bersih, tinja dua specimen dan satu usap dubur yang kami kirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan di Surabaya," katanya.

Dinkes Kabupaten Tulungagung

Sampai berita ini dimuat, belum ada keterangan penyebab enam pasien yang mendadak mual dan pusing di Puskesmas Boyolangu. "Untuk hasil penyebab keracunan, pihak Dinas Kesehatan perlu waktu satu minggu untuk mengetahui hasil dari Laboratorium Surabaya," lanjutnya.

Peristiwa tersebut berawal dari adanya acara hajatan seorang warga di Desa Boyolangu. Para penderita 'keracunan' ini merupakan kerabat dari luar kota, seusai menikmati hidangan yang disuguhkan, selang beberapa jam, enam orang kerabat dikabarkan mengalami mual dan pusing yang berkepanjangan.

Alhasil, mereka lalu dilarikan ke Puskesmas Boyolangu untuk mendapatkan perawatan medis. Tiga orang dinyatakan boleh pulang dan tiga orang lagi harus menjalani rawat inap.

Dari keterangan yang dihimpun Koran Pagi, kemungkinan keracunan bukanlah  dari bahan kimia, tetapi dari bahan makanan yang tercemar bakteri atau kuman. Keracunan dalam makanan mengakibatkan kondisi muncul akibat mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi organisme menular seperti bakteri. (Gusty Indh)

0 komentar:

Posting Komentar