Ads

Kamis, 02 Agustus 2018

Agustus 02, 2018
KORANPAGI.NET - Sebagai sarana penunjang infrastruktur peralatan pendukung dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada April 2019 mendatang, Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Pendidikan akan memberikan bantuan ke beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Tulungagung yang belum memiliki server, Kamis (2/8/2018).


Ujian nasional pada tahun 2018 sampai tahun 2019, di bulan April 2019 nanti UNBK harus diawali dengan sinkronisasi dan simulasi bagi anak-anak yang mengikuti ujian nasional pada akhir November tahun ini.  Setelah didaftar nominasi tetap (DNT) dalam simulasi tersebut dibutuhkan perangkat yang bisa disinkronkan berupa server. 

Sesuai dengan keperuntukannya dengan berjalannya UNBK, ada empat puluh delapan sekolah sudah melaksanakan UNBK mandiri secara penuh. Sedangkan 26 lembaga disinyalir masih menumpang di SMA, SMK Negri  dan ada yang masih menumpang di SMP yang dirasa servernya cukup. 

Usulan terkait server yang diajukan Dinas Pendidikan kepada pemerintah lewat PAK, Syaifudin Juhri, SH,  Kepala Bidang Pembinaan SMP mengaku, sebelumnya sempat terlambat sehingga ada sekolahan yang belum siap,"Tahun lalu kami melakukan itu sedikit terlambat, banyak sekolahan belum siap sarprasnya, mudah-mudahan ini nanti lelangnya juga lancar dan segera di distribusikan, mengingat tidak semua bantuan dari pusat dipenuhi," katanya.


"Server itu sebagai alat media pembelajaran untuk menampung semua soal, lembar jawaban dan menyimpan password anak-anak, tidak untuk dipakai setahun saja melainkan bisa di gunakan sewaktu-waktu. Istimasi saya persekolahan adalah tiga, itu nanti bukan harga mati bagi siswa yang dikeluarkan. Misalkan empat puluh cukup satu dan cadangan satu berarti dua. Siswa mampu dan bisa menggunakan server karena sudah pengalaman tiga kali UNBK," pungkas Syaifudin. (Gusty Indh)

0 komentar:

Posting Komentar