Ads

Jumat, 17 Agustus 2018

Agustus 17, 2018
KORANPAGI.NET - Dalam rangka memperingati Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73 tahun, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tulungagung memberikan remisi sebanyak 214 narapidana dari keseluruhan narapidana berjumlah 481, Jumat (17/8/2018) siang.


Remisi merupakan hak mendapatkan pengurangan masa menjalani pidana yang telah diterapkan dalam Peraturan Menteri Nomor 13 tahun 2018.

Pemerintah memberi apresiasi terhadap warga binaan pemasyarakatan yang telah mengikuti pembinaan dengan baik melalui remisi. Mereka memiliki kemerdekaan untuk terus berkarya. Hal ini dibuktikan oleh para narapidana di antaranya melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh pasukan merah putih narapidana.

Plh Bupati Tulungagung, Indra Fauzi, dalam sambutanya menyampaikan, pemberian remisi tidak mendasar atas pelanggaran hukumnya, melainkan prestasi warga binaan saat menjalani hukuman di dalam Lapas.

"Sebagai tolak ukur pemberian remisi tidak di dasarkan pada latar belakang pelanggaran hukum, akan tetapi di dasarkan pada perilaku mereka selama menjalani pidana, sehingga jika mereka tidak mempunyai perilaku baik maka hak remisi tidak akan di berikan," tutur Indra Fauzi.


Sementara, Kalapas Tulungagung, Erry Taruna DS memaparkan, kerab terjadi pelemparan barang (narkoba) dari luar, sehingga pihaknya meminta Pemerintah untuk melengkapi CCTV di dalam Lapas.

"Kami sudah meminta dipasangkannya CCTV kepada pemerintah daerah, dikarenakan selama ini sering terjadi pelemparan barang dari luar berupa pil koplo dan sabu-sabu di daerah Taman Makam Pahlawan," ujarnya. (Gusty Ind)

0 komentar:

Posting Komentar