Ads

Selasa, 21 Agustus 2018

Agustus 21, 2018
KORANPAGI.NET - Meninggal dunia di Jerman, jenazah Alnarmumah Dina belum tiba di rumah duka, Jalan Bandulan 12, RT 2 RW 1, Kota Malang, Jawa Timur. Ibunda Dina layangkan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Selasa (21/8/2018).

Umi Salamah memangku foto Almarhumah Dina

Ketika Koran Pagi berkunjung ke rumah Dina, suasana duka masih menyelimuti, tampak raut kesedihan yang mendalam tersibak di beberapa orang-orang dekat Dina, khususnya keluarga.

Ditemui ibunda Dina, Umi Salamah, dengan mata yang masih berkaca-kaca, beliau mencurahkan kesedihan yang mendalam. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, begitu Umi mengibaratkan musibah yang dialaminya.

Betapa tidak, putri ke duanya, Shinta Putri Dina Pertiwi, seorang mahasiswi berprestasi yang mendapat beasiswa dari Pemerintah Jerman untuk meneruskan studinya di Negeri Hitler, mengalami kecelakaan (tenggelam) hingga meninggal dunia pada tanggal 9 Agustus tahun ini.

Kenyataan tersebut dirasa begitu berat oleh Umi Salamah, ironisnya, sampai berita ini diunggah, jenazah Dina masih belum di rumah duka.

"Siapa yang tidak sedih, sampai detik ini belum ada kejelasan resmi dari pihak terkait kapan jenazah anak saya (Dina) tiba di rumah," ungkap Umi sembari meneteskan air mata.

Berbagai upaya telah ditempuh untuk mengurus kepulangan jenazah putri ke duanya ke tanah air, baik komunikasi serta berkoordinasi dengan pihak-pihak berwenang terus dilakukan.

Namun faktanya, kabar yang diterima keluarga Dina kerab kali tidak tepat alias simpang siur. Hal tersebut menambah kesedihan mendalam serta gelisah bagi Umi Salamah."Saya bingung dan cemas kapan pastinya jenazah anak saya sampai tanah air," tambahnya.

Sampai akhirnya, Umi Salamah membuat surat resmi kepada Presiden RI, Joko Widodo, dengan harapan bisa membantu percepatan kepulangan jenazah putrinya ke tanah air.

"Ini saya membuat surat terbuka untuk Presiden RI, pak Joko Widodo. Saya dan keluarga menaruh harapan besar supaya bapak presiden dengan kewenangannya bisa membantu percepatan pemulangan jenazah putri saya," pungkas Umi kepada Koran Pagi. (Setia)

0 komentar:

Posting Komentar