Ads

Sabtu, 18 Agustus 2018

Agustus 18, 2018
KORANPAGI.NET - Seekor kambing di Kabupaten Tulungagung memiliki tingkah unik, senang bermain dan bercanda, terlebih dengan sang majikan beserta keluargannya. Kebiasaan kambing ini suka berdiri dan menempelkan kedua kaki depannya di punggung pemiliknya, Sabtu (18/8/2018).

Setu saat mengajak bermain majikannya

Fery (45), peternak kambing asal Desa Sukodono, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, pada momen jelang Idul Adha sekarang ini, selalu didatangi pelanggannya untuk membeli kambing-kambingnya.

Dalam kurun waktu satu bulan ini, sudah 31 ekor kambing yang terjual. Kini kambing yang dipeliharanya tinggal empat ekor. Harga yang ditawarkan bervariatif dan tergolong standartnya, antara Rp 1,8 juta sampai Rp 2 jutaan.

Mayoritas pembeli kambingnya berasal dari luar desa, kambing-kambing itu ada yang dibeli untuk hari raya qurban dan ada yang hendak dijual kembali.

"Alhamdulillah kambing saya banyak yang terjual, sekarang tinggal 4 ekor, tiga ekornya masih kecil-kecil dan yang satu ekor dewasa," kata Fery, Sabtu (18/8/2018).


Satu kambing dewasa yang tersisa ini lah yang memiliki tingkah unik. Fery memeliharanya sejak kambing unik itu dilahirkan dan diberi nama Setu. Pemberian nama tersebut bukan tanpa dasar, melainkan lantaran kelahiran kambing Setu pada hari Sabtu.

"Satu kambing saya ini unik, namanya Setu karena lahir pada hari Sabtu. Awalnya mau saya jual, tapi sayang, mengingat anak-anak suka bermain dengannya (Setu)," ujarnya kepada Koran Pagi.

Tingkah Setu paling unik yakni, ketika tahu kedatangan Fery, Setu biasa memberi 'tanda' seakan menyuruh sang majikan (Fery) untuk merunduk, kemudian Setu mengangkat kedua kaki depannya lalu menempelkan ke punggung Fery.

"Saya rawat Setu dari kecil sampai besar, kambing ini suka manja dengan anak-anak, dia (Setu) merupakan hiburan kelurga saya. Apalagi kalau dekat saya, Setu selalu memberi isyarat agar saya jongkok, kemudian dia berdiri sambil berpegangan ke punggung saya dengan kedua kaki depannya, kambing ini unik bagi saya dan keluarga, karena itu tidak saya jual," pungkas Fery. (Gusty Indah)

0 komentar:

Posting Komentar