Ads

Selasa, 31 Juli 2018

Juli 31, 2018
KORANPAGI.NET - Sidak Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung ke Dinas kesehatan (Dinkes) untuk mengevaluasi beberapa puskesmas yang bukan bidangnya harus menguasai administrasi. Inspeksi yang dikunjungi ini antara lain ke puskesmas Boyolangu, puskesmas Besuki dan puskesmas Besole, Selasa (31/7/2018) pagi.


Beberapa  puskesmas ini belum memiliki administrasi yang baku, sehingga banyak keluhan dari perawat atau bidan yang mengalami kesulitan dalam akreditasi. Ada singkronisasi upaya kesehatan perorangan (UKP) untuk administrasi di puskesmas yang  tidak sama. 
 ‎
Sekretaris Dinas Kesehatan (Sekdin), Bambang Triyono menyampaikan ke Komisi,"Belum adanya administrasi ke puskesmas, sedangkan kami pihak Dinkes sudah mengusulkan ke BKD dan  sampai saat ini  belum tereleasi," katanya. 

Akreditasi pada tahun 2017 ada delapan puskesmas, selebihnya ada empat puskesmas akan di laksanakan pada  Agustus dan september mendatang. Di tahun ini, akreditasi ada dua belas  puskesmas, dan tahun 2019 ada dua belas puskesmas terakreditasi. Sehingga, sebanyak 32 puskesmas  di Kabupaten Tulungagung telah terakreditasi. 

"Inspeksi yang saya lakukan ini tujuannya untuk mengevaluasi Dinas Kesehatan dan puskesmas agar tidak singkron keluhan dari bidan atau perawat, saya sebagai komisi harus menyikapi, karena tidak ada administrasi yang baku di puskesmas," kata Subani Sirat Ketua Komisi C DPRD Tulungagung.

"Sidak di Puskesmas Boyolangu ini saya lakukan untuk melihat kesiapan saat akriditasi, sebagai tolak ukur dengan Puskesmas lain, selanjutnya akan melihat kesiapan di  dua Puskesmas , bilamana ada temuan baru di  beberapa Puskesmas, hasilnya kami  evaluasi bersama guna perbaikan," tutupnya. (Gusty Indh)

0 komentar:

Posting Komentar