Ads

Selasa, 24 Juli 2018

Juli 24, 2018
3
KORANPAGI.NET - Bertempat di Media Center KPU Tulungagung  pada hari Selasa siang, dilaksanakan rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung 2018, Selasa (24/7/2018).


Sambutan disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Tulungagung, Suprihno, Pilkada di Kabupaten Tulungagung berlangsung aman dan kondusif."Bahwa pesta demokrasi ini kami mengucapkan terima kasih kepada semua stake holder terutama TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Pihak Kabupaten Tulungagung telah ikut berpartisipasi dalam menciptakan suasana pilkada yang aman, sukses dan damai," katanya.

"Saya terima  kasih kepada pemilih karena di Pilkada 2018 ini terjadi peningkatan jumlah pemilih yaitu menjadi 73 persendari yang sebelumnya cuma 68 persen dari DPT di Kabupaten Tulungagung," pungkas Suprihno.

Rapat pleno terbuka tersebut dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Tulungagung, Ketua DPRD, Komisioner KPU Kabupaten Tulungagung, Ketua KPU Tulungagung dan anggota KPU, Paslon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung, Ketua Panwaslu Kabupaten Tulungagung beserta jajarannya PPK se-Kabupaten Tulungagung, Organisasi Masyarakat (ORMAS) serta partai pengusung.

Setelah penetapan, diharapkan kepada DPRD Tulungagung untuk segera mengusulkan paslon kepada Menteri Dalam Negeri untuk ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung periode 2018-2023.


Sesuai isi surat keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tulungagung nomor : 133/HK.03.1-Kpt/3504/KPU.Kab/VII/2018 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung Periode 2018-2023 Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung Tahun 2018, bahwa KPU Kabupaten Tulungagung menetapkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE, M.Si dan Drs Maryoto Birowo, MM sebagai pasangan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung periode 2018-2023 pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung 2018. ( Gusty)

3 komentar:

  1. Slmt, atas hsil pleno kpu tulungagung, dan apkah, paslin terpilih nnti wabupnya langsung otomatis jd Plt. Bupati tulungahung, dikrenkn bupati terpilih tdk mungkin mnjbt lg. Dan ap lngkah slnjutnya utk wakil bupatinya d pilih oleh parpol pngusung atau scr birokrasi pemda. Mohon pnjlasanya?

    BalasHapus
  2. Sekedar menanggapi mas Dimas. ..pelantikkan paslon yang terpilih adalah hak sepenuhny mereka yang menang dlm pemilihan, adapun setelah pelantikkan ada keputusan tetap scr hukum. .. Bupati terpilih nonaktif lalu wabubnya dilantik menjadi bupati bukan Plt. proses slnjutnya partai pengusung pemenang pilkada mengusulkn calon wakil bupati sbg pengganti. ..disini mestinya partai pengusung mestiny pross konvensional dlm menntukan pengganti... Bs lht PKPU dan peraturan terkait. ...

    BalasHapus
  3. Ralat mestiny yg kedua.. ..melakukan

    BalasHapus