Ads

Rabu, 04 Juli 2018

Juli 04, 2018
KORANPAGI.NET - Bertahun-tahun sudah lamanya, sang saka merah putih yang berkibar di eks markas Kodim 0816/Sidoarjo, Jalan Ahmad Yani, Sidoarjo, diperbaiki lantaran kondisinya memprihatinkan. Hal ini dilakukan untuk menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur, Rabu (4/7/2018).


Serda Edi Hermawan dan Serka Muhlis, mengaku sungguh prihatin ketika dirinya melihat kondisi bendera merah putih dengan kondisi yang sangat usang di lokasi eks Makodim tersebut.

"Ketika kami lihat, kondisinya robek-robek, warnanya pun sudah sangat pudar, sudah tidak layak lagi," ungkap dua personel Babinsa tersebut

Dengan sigap, mengetahui kondisi bendera kebangsaan yang memprihatinkan, dua anggota TNI ini berinisiatif untuk menggantinya dengan bendera yang masih bagus dari kantor mereka.

"Pengelolanya langsung kita suruh untuk menurunkan bendera itu, dan segera digantikan dengan bendera yang kami bawa (kondisi yang masih bagus)," tutur Serda Edi, Babinsa Kelurahan Magersari.

Diketahui, Markas Kodim tersebut sudah sejak tahun 2011 lalu telah dilepas oleh pihak TNI-AD. Bahkan usai dilepas, lahan tersebut dikelola oleh pihak swasta. 

Sementara itu, ditemui di ruang kerjanya, Komandan Kodim (Dandim) 0816/Sidoarjo, Letkol Inf Fadli Mulyono, membenarkan penggantian bendera yang dilakukan oleh personelnya tersebut.


Ia menuturkan, kendati sudah bukan lagi menjadi tanggung jawab TNI-AD, keberadaan bendera itu sudah usang dan robek, namun menggugah hati personelnya untuk segera mengambil tindakan.

"Meskipun sudah bukan aset TNI-AD, tapi bendera itu kan merupakan lambang negara, dan hasil perjuangan para pendahulu kita. Maka dari itu, hargai pengorbanan para pahlawan yang mati-matian mempertahankan keutuhan dan kedaulatan NKRI (Indonesia)," tegasnya.

Harapannya, dengan digantikannya bendera tersebut oleh personel, dapat memberikan wawasan dan edukasi bagi pihak pengelola betapa penting dan berharganya bendera Merah Putih bagi bangsa Indonesia."Nanti kita juga akan berikan pemahaman ke pihak pengelola," pungkas Letkol Inf Fadli Mulyono, S. IP. (Dm/Snd)

0 komentar:

Posting Komentar