Ads

Rabu, 06 Juni 2018

Juni 06, 2018
KORANPAGI.NET - Bupati Gresik, Sambari Halim beserta Forpinda menyambut pawai 'Gresik Bisa 2018' yang diselenggarakan dihalaman kantor pemda Gresik. Acara berlangsung dari pagi sampai malam hari yang diikuti 139 peserta kampung terbaik mulai Desa, RT, RW, Sekolah, Perusahaan, SKPD dan RSUD.


Acara tersebut bertambah meriah dengan penampilan terbaik warna warni eksotis, dimana bahan yang digunakan terbuat dari daur ulang sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik, Drs Hermanto, SH, menuturkan, dalam menentukan pemenang perlu waktu dan proses yang cukup panjang, mengingat setiap kampung memiliki keistimewaan sendiri-sendiri.

"Para peserta terbaik ini harus melalui proses yang panjang, karena dewan juri juga tidak bisa cepat menentukan, sebab setiap kampung mempunyai keistimewaan masing-masing. Yang jelas pemenang menanti dengan perubahan lingkungan. Ucapnya.

Hermanto menambahkan, pemenang Gresik Bisa tahun ini bakal dijadikan panutan dan akan jadi motor pemberdayaan bidang lingkungan hidup (PLH).

"Kami berharap banyak yang mendukung kampung-kampung terpilih dan pembangunan lingkungan, seperti sedekah oksigen dan semangat memungut sampah serta polusi udara akan menjadi fokus tugas para agen perubahan," lanjutnya.

Sebelumnya kampung itu diambil dari 105 pesert dari seluruh Gresik. Seperyi Gresik kota, Utara dan Selatan. Penjurian menyeleksi dari 60 besar, yang akhirnya terpilih menjadi 15 besar terbaik. (Warni)

0 komentar:

Posting Komentar