Ads

Selasa, 26 Juni 2018

Juni 26, 2018
KORANPAGI.NET - Warga RW 03, Kelurahan Karangwaru, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, resah dengan bau busuk di lingkungannya. Diduga bau tersebut bersumber dari limbah CV Wahana Tirta Agung (pabrik tekstil), Selasa (26/6/2018).

Petugas saat sidak di pabrik tekstil

Berdasar laporan dari masyarakat, rombongan petugas keamanan dan aparat kelurahan dengan sigap langsung mendatangi pabrik tekstil yang berada di Jalan Dr Sutomo.

Pada saat disidak, pihak pabrik tersebut membantah bahwa bau tidak sedap itu berasal dari limbahnya.

"Pabrik saya sudah memenuhi standart amdal dan sudah tidak produksi lagi sebelum lebaran ini, ayo kita cek dulu kebenaran limbah ini, apakah dari sini atau dari pengusaha lain. Staf lingkungan hidup (LH) juga sudah membenarkan," ujar Pimpinan Perusahaan CV Wahana Tirta Agung, Suharso Alim.

Menindaklanjuti hal ini, Kepala Kelurahan Karangwaru, Yayuk, memberikan himbauan terhadap penanggungjawab pabrik supaya sistem pembuangan limbah diperbaiki.

"Kami sudah menghimbau pihak pabrik supaya selokannya dibenahi dan ditutup rapat serta di kasih bak pengontrol agar bisa dicek sewaktu-waktu, karena limbah itu bisa membahayakan masyaraka," tegas Yayuk.

Sementara, Ketua RT setempat, Imam Sopingi menjelaskan, bahwa sudah melaporkan keluhan warga soal bau busuk yang menyebar dilingkungannya kepada dinas terkait, ironisnya belum ada respon sama sekali.

"Awalnya saya mendapat laporan warga kalau di sepanjang jalan ini tercium bau busuk yang menyengat. Pasalnya di sini banyak pedagang makanan, gara-gara bau itu pembelinya resah, di samping itu bau busuk ini juga dapat mengganggu pernafasan masyarakat yang menciumnya. Setelah saya dan warga menelusuri ternyata dari pabrik tekstil. Saya dan warga juga sudah mengadu ke dinas terkait namun belum di respon," tukas Imam Sopingi.

Karenanya, mencuat dugaan ada 'main mata' antara pengusaha pabrik dengan oknum dinas lingkungan hidup. Mengingat bahaya limbah yang berdampak buruk pada kesehatan masyarakat, respon badan lingkungan hidup (BLH) setempat sangat diharapkan masyarakat. (Gusti)

0 komentar:

Posting Komentar