Ads

Rabu, 23 Mei 2018

Mei 23, 2018
KORANPAGI.NET - Sinau bareng seni berbudaya adalah sekumpulan komunitas seniman Tulungaung yang berjiwa seni utamanya seni jaranan jowo, berhasil menghipnotis masyarakat Tulungagung. Kegiatan sinau bareng ini sudah berjalan tiga bulan. Gagasan tersebut dari seniman muda yang membuka wadah bagi pecinta jaranan jowo, baik itu barongan, ganongan, senterewe atau kepang. 



Komunitas sinau bareng berbudaya ini tampil tiap akhir bulan. Mereka sebelumnya tampil  di Taman Ketandan, Rumah Hobit, Pabrik Gula Mojopanggung dan kali ini Minggu (20/5)  di halaman Pasar Kliwon. Mengingat peserta yang hampir dua ratus lebih dan masing masing mempunyai group, maka panitia membuat gilran setiap akhir bulan.

Kendala yang di hadapi para seniman  adalah masalah izin. Penonton ikut berpartisipasi dengan cara memberi sekedarnya yang di masukkan ke dos yang di siapkan panitia,  jika penonton rame penghasilan yang di dapat dalam semalam berkisar antara seratur ribu hingga tigaratus ribu rupiah. Hasil yang terkumpul mereka gunakan untuk membayar lampu pasar, sound dan kebersihan. Untuk pemain tidak mengharap imbalan, karena tujuan mereka adalah menghibur dan mengembangkan bakat.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung kususnya dinas kebudayaan harus tanggap dengan para seniman dari lapisan bawah yang ingin  maju. "Saya berharap pemerintah memberikan wadah pada kami yang ingin belajar lebih baik, kami butuh bimbingan, binaan dan motifasi", kata Heru Bimaya selaku penasehat komunitas seni berbudaya. (Rf/Snd)

0 komentar:

Posting Komentar