Ads

Selasa, 03 April 2018

April 03, 2018
KORANPAGI.NET - Petugas Bea dan Cukai Juanda berhasil gagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu (methamphetamine) dari tangan dua wanita, salah satunya merupakan warga negara asing (WNA). Masing-masing ditangkap petugas tidak bersamaan, namun dalam kurun waktu selisih satu pekan.
Dua Tersangka Didampingi Petuga Bea dan Cukai Juanda

Dalam seminggu ini kami berhasil gagalkan dan mengamankan dua wanita pelaku upaya penyelundupan narkotika jenis sabu di bandara Juanda,” Ujar Budi Harjanto Kepala Kantor Bea Cukai Juanda, Selasa (3/4/2018)
Dalam Kronologisnya, Pelaku berinisial NTH (25), merupakan warga Negara Vietnam yang mendarat di bandara Juanda Suarabaya dari Singapura menggunakan pesawat Jetstar (3k-249), pada Senin (19/3/2018), membawa tas koper barang bawaan, kemudian petugas mencurigai barang bawaan milik pelaku.
“Saat dilakukan pemeriksaan petugas temukan kristal putih dan berdasarkan hasil pemeriksaan labotorium diduga narkotika jenis sabu seberat 1.175 Gram,” ungkapnya saat jumpa pers di kantor Bea dan Cukai Juanda.
Dari pengakuan pelaku ini, tas koper yang dibawa berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu ini merupakan titipan dari temannya saat bertemu di bangkok untuk dibawa ke surabaya menggunakan pesawat Jetstar (3k-249) komersial bila berhasil lolos akan mendapatkan upah.
Selain itu, Petugas Bea Cukai Juanda juga mencurigai barang bawaan milik wanita berisnisal NV (29), warga Pamekasan Madura, kemudian petugas melakukan pemeriksaan laboturium dan  ditemukan barang bukti berupa kristal putih disimpan dalam kardus pakaian pada 22 Maret 2018.
“Setelah dilakukan pemeriksaan laboturium kristal putih ini diduga narkotika jenis sabu seberat 1.240 gram. Pelaku NV ini berangkat dari Kuala Lumpur Malaysia menuju Surabaya menggunakan pesawat air asia (XT-321),” lanjutnya.
Dari pengakuannnya, NV (29) mengaku barang tersebut titipan temannya dari Malaysia dan dibawa ke Surabaya menggunakan pesawat komersial, tentunya bila berhasil lolos akan mendapatkan upah.
“Kita (Bea Cukai) akan bekerjasama dengan Polda Jatim dan BNNK Sidoarjo akan melakukan pengembangan kasus ini lebih lanjut,” Tegasnya. (Ir/Snd)