Ads

Senin, 09 April 2018

April 09, 2018
KORANPAGI.NET - Dibogem oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) yang sedang mabuk di sebuah tempat hiburan malam (cafe), Jalan Kedungdoro, Surabaya, jurnalis Koran Pagi lapor Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lantamal V Surabaya. Kini perkara tersebut telah diproses secara militer, Senin (9/4/2018).

Ilustrasi
Wartawan yang menjadi korban pemukulan yakni BS, media online dan cetak Koran Pagi. Awalnya, ia datang ke cafe tersebut seperti biasanya, duduk dan menonton televisi di lantai dua sebuah cafe sembari menunggu informasi adanya peliputan.

Saat sedang menikmati acara televisi, tanpa diduga datang seseorang dan langsung meluncurkan bogem mentah yang mengenai leher bagian belakang BS. Merasa tidak bermasalah, BS pun menanyakan alasannya kepada AU (pemukul yang diketahui merupakan oknum TNI AL) kenapa ia sampai dipukul. Ironisnya, belum selesai bertanya, AU langsung mencekik leher BS dan berteriak mencari seseorang yang berinisial MS.

"Dia langsung memukul saya, ya kaget juga, saya saat lihat televisi langsung dipukul dari belakang, kemudian saya tanya ada masalah apa, bukannya jawab malah mencekik leher saya dan berteriak mencari MS dengan menunjuk-nunjuk muka saya. Untung ada petugas security yang langsung melerai," kata BS.

Usai memukul, AU mengajak BS supaya keluar cafe, namun pihak security melarang BS untuk keluar, dikhawatirkan akan terjadi perkelahian.

"Mereka (oknum TNI AL) berteriak-teriak mengajak BS untuk turun dan keluar cafe, tapi kami melarang BS karena khawatir terjadi hal yang menambah kacau suasana. Sebelum BS datang, mereka sudah minum-minum dilantai tiga ditemani perempuan," kata salah satu security yang turut melerai saat itu.

Berdasar saksi yang tidak mau disebut namanya, AU saat itu mabuk dengan kekasihnya di lantai tiga, kemudian kekasihnya bilang kalau habis digoda MS (koordinator security cafe), alhasil emosi cemburu pun tersulut sehingga melampiaskan ke BS yang tidak tahu pokok masalahnya.

"Dia (AU) itu mabuk dan cemburu karena perempuannya pernah digoda MS. Dari lantai tiga dia turun dan langsung menuju BS yang sedang nonton televisi kemudian langsung memukul BS dari belakang," paparnya.

Kini perkara tersebut sudah diserahkan ke pihak Litkrim Pomal, Lantamal V Surabaya. Mengingat protap TNI yang melarang anggota bermain di tempat hiburan malam, perbuatan AU dengan mabuk serta bermain perempuan di tempat hiburan malam patut ditindak tegas oleh kesatuannya. (Yd/Lm/Snd)