Ads

Sabtu, 21 April 2018

April 21, 2018
KORANPAGI.NET - Generasi milenial berdasarkan penelitian, sebanyak 34,45 persen dari jumlah penduduk indonesia, diperlukan penjelasan pemahaman tentang ideologi Pancasila yang mana merupakan sumber dari segala hukum di Indonesia, hal ini disampaikan oleh Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa timur.


"Ideolgi Pancasila ini adalah merupakan sumber dari segala hukum yang ada di indonesia," Ujar Drs Ec. H.M Amien Adhy Ketua DPW LDII Jawa Timur, Sabtu, (21/04/2018) disela-sela acara seminar pancasila.
Seminar Pancasila yang mengusung tema "Pembudayaan Pancasila Pada Era Generasi Milenial", Kata Amien, Pihaknya sangat prihatin pada generasi milenial sekarang, bilamana ditanya soal tentang Sila Kelima atau Sila Ketiga, itu masih silanya, belum lagi Gambarnya, apakah bisa menjawab dengan baik dan benar.
"Maka dari itu, mudah-mudahan dengan adanya kegiatan seminar pancasila ini, anak-anak kita bisa tergugah," Katanya. ditemui usai membuka seminar pancasila di kantor LDII Jawa Timur.
Dalam acara Seminar Pancasila dengan mengundang beberapa nara sumber dan dihadiri sebanyak 400 peserta dari LDII se jawa timur serta dari berbagi kalangan elemen masyarakat ini, diharapkan kedepan bisa senergi dengan baik untuk bisa memahami tentang ideologi pancasila.
"Kedepan bisa bersinergi untuk bisa menyampaikan pada anak-anak kita tentang pemahaman Pembudayaan Pancasila Pada Era Generasi Milenial ini," Imbaunya.
Sementara itu, salah satu nara sumber Seminar Pancasila Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menilai, Bahwa dunia saat ini telah menghadapi sebuah situasi perubahan yang luar biasa cepatnya, akan tetapi didalamnya penuh jebakan dan resiko kompleksitanya sangat luar biasa sekali.
"Lingkungan seperti itu harus disikapi oleh anak-anak muda kita untuk dipahami soal itu, bagaimana menyiapkan diri dengan baik," Pungkasnya.
Menurut Moeldoko, Menyiapkan diri tidak cukup dengan kemampuan, skill atau keahlian (Sains), tetapi harus juga menyiapkan karakter karena ini yang utama yang harus disiapkan, maka dari itu melalui penataran-penataran atau seminar panacasila seperti ini, karakter tersebut bisa disampaikan.
"Saya punya keyakinan penuh, bahwa anak-anak yang tinggal dilingkungan asrama, pesantren atau masjid sudah mendapatkan ilmu karakter yang baik dari para senior atau gurunya," Ungkapnya. (Ir/Snd)