Ads

Kamis, 18 Agustus 2016

Agustus 18, 2016


KORANPAGI - Proyek galian pipa gas di Jalan Wonorejo 1, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, dikeluhkan warga setempat. Bekas galian tidak dibenahi dengan baik oleh pekerja proyek tersebut, Rabu (18/8/2016).

Penduduk kampung Wonorejo gang 1, merasa resah dengan tidak dibenahinya urukan bekas galian dari proyek pemasangan pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Bekas galian tersebut tampak amburadul dan menggaggu warga setempat, khususnya yang rumahnya berada di pinggir jalan.

"Ini bagaimana kok bekas galiannya tidak dibenarkan atau dirapikan . Sudah berbulan-bulan kondisinya seperti ini, gak ada pembetulan sama sekali baik dari pihak tukang atau perusahaan PGN," kata Anita, salah seorang warga Wonorejo 1, Rabu (18/8/2016).

Warga lainnya, Wanto (38), juga mengeluhkan soal urukan bekas galian pemasangan pipa gas di jalan tersebut. Urukannya terkesan 'ngawur', dengan menggunakan batu besar-besar dan tidak diratakan serta tidak dikembalikan seperti semula."Wah parah proyek itu mas, masak urukannya tidak rata, terus di beri batu besar-besar diatasnya. Ini kalau siang kadang ada pengemudi motor jatuh terpeleset pasir atau tanah bekas galian itu mas. Kalau ada yang cidera apa pihak proyek mau tanggung jawab," kata Wanto kepada wartawan.

Sementara, dari pantauan dilokasi, tidak tampak satu pun pekerja proyek di lokasi itu. Informasi dari masyarakat bahwa pekerjaan proyek itu sudah selesai, sehingga terkesan sengaja dibiarkan kondisi bekas galian itu 'semrawut'. Hingga saai ini tidak ada tindakan lebih lanjut dari pihak proyek. (fr/snd)