Ads

Sabtu, 20 Agustus 2016

Agustus 20, 2016


KORANPAGI - Mengenai 'penyimpangan' pembangunan tribun lapangan Softball di Jalan Dharmawangsa, Surabaya, Kepala Bidang Olah Raga dan Prestasi Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Kota Surabaya, mengklaim bahwa tanggungjawab penuh ada pada kontraktor dan pengawas proyek.

Belum selesai dengan adanya temuan mengenai pondasi dan tiang pancang pembangunan tribun di lapangan Softball yang dikerjakan 'asal-asalan', muncul lagi bahwa tangga tribun pada pembangunan tersebut 'tidak' menggunakan material yang sebenarnya.

"Untuk tangga pertama tribun (dari sisi kiri) itu masih benar bahan materialnya. Namun pada tangga tribun kedua dan ketiga penggarapannya awur-awuran. Artinya tidak menggunakan batu koral, melainkan paving, batu bata, keramik dan pokoknya seadanya dimasukkan, kalau gak percaya silahkan dibongkar," ungkap sumber yang mengetahui pembangunan itu, Selasa (16/8/2016).

Ironisnya, komentar Eddy Santoso, Kabid Olah Raga dan Prestasi, Dispora Surabaya, malah mengklaim bahwa tanggung jawab sepenuhnya ada pada kontraktornya,"Silahkan konfirmasi ke kontraktornya atau pengawas proyek. Saya tidak tahu soal itu, kalau saya korupsi pasti saya sudah kaya," ujarnya.

Saat dikonfirmasi, siapa kontraktor pemenang tender proyek tersebut, Eddy seakan menutupi dan enggan memberikan informasinya yang jelas,"Maaf saya lupa apa nama kontraktornya, pokoknya dari Malang kontraktornya," lanjutnya.

Dari hasil investigasi, diketahui bahwa PT Cipta Aneka Solusi adalah kontraktor asal Malang yang sekaligus sebagai kontraktor pemenang tender proyek milik Dispora tersebut. Tapi pada faktanya, penggarapan dilakukan oleh PT Elena Karya Abadi (Kontraktor sub).

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun Koran-Pagi.com, proyek milik Pemkot Surabaya itu realisasi pembangunannya harus sesuai dengan kontraktor pemenang tender melalui sistem lelang, tidak boleh di sub kan pada kontraktor atau PT lain. Sehingga, proyek yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 6 miliar itu jelas telah melanggar aturan apabila benar pengerjaannya menggunakan kontraktor 'sub'.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan baik dari pihak Dispora atau pun kontraktor terkait dengan adanya temuan penyimpangan pada pembangunan tribun Softball yang digadang-gadang pemerintah kota ini akan kemegahannya. (rs/fi/snd)