Ads

Senin, 01 Agustus 2016

Agustus 01, 2016
Baksos di Kesatrian / Dok. KoranPagi-MalangPagi
KORANPAGI - Mantan Walikota Malang 2 Periode, Drs. Peni Suparto, M.AP atau yang akrab dipanggil Ebes Inep bersama Komunitas Seduluran Red@rmy Malang Raya kembali melanjutkan program "Sambung Dulur" berupa baksos dan kunjungan ke warga yang sakit di kota Malang. Dalam baksos tersebut rombongan yang dipimpin pak Peni membawa bantuan dana dan juga beras hasil panen sendiri untuk warga sekitar rumah yang dikunjungi.

Pada Minggu pagi hingga siang (31/7/2016) rombongan baksos yang berjumlah sekitar 25 orang pertama berkunjung ke kelurahan Kesatrian RT 3 RW 12. Di sini pak Peni dan rekan menjenguk Ibu Sri yang sudah lama sakit dan selama ini hanya bisa berbaring di tempat tidur. Rumahnya yang sederhana diperbaiki atas swadaya warga sekitarnya. Selain memberikan dukungan doa, Ebes Inep juga memberikan bantuan dana untuk berobat kepada Ibu Sri.

Warga sakit yang dijenguk diberikan bantuan dana untuk berobat / KoranPagi-MalangPagi
Baksos komunitas yang berasaskan Pancasila dan NKRI ini dilanjutkan di Kampung Wisata Warna Warni Jodipan (Djuanda). Rombongan menjenguk seorang warga yang sudah usia uzur dan rutin cuci darah. Selain memberikan dukungan dana juga dibagikan beras untuk warga sekitar rumah yang dikunjungi. 

Sambung dulur dilanjutkan di RW1 Kelurahan Polehan, ke rumah seorang nenek yang menderita penyakit dalam. Warga tersebut meski kondisi sangat lemah masih berusaha untuk duduk karena tak menyangka rumahnya dikunjungi pak Peni, dan terharu menerima bantuan langsung dari tokoh nasionalis yang pernah menjadi anggota DPR RI dan Walikota 2 periode tersebut (2003-2013).

Meski diluar jadwal, baksos berlanjut lagi ke RT2 RW 6 Pandanwangi atas usulan spontan warga. Di daerah yang berbatasan dengan Bunulrejo ini ebes dan rombongan mengunjungi rumah Ibu Ngatiyem yang sudah 8 tahun lumpuh terkena stroke.

Ibu Sri yang lama berbaring lemah terharu dikunjungi pak Peni / Dok. KoranPagi-MalangPagi
Duduk di lantai rumah yang sederhana pak Peni menjelaskan tujuan kehadirannya untuk turut mendoakan kesembuhan ibu Nyatiyem dan memberikan bantuan dana. Sementara ibu Ngatiyem duduk dikursinya dengan tatapan menerawang mengucapkan terima kasih dan berharap semoga pak Peni Sekeluarga sehat walafiat.

"Baksos sudah menjadi program rutin organisasi sejak dulu. Program sambung dulur menjenguk warga yang sakit kita lakukan sejak sebelum bulan puasa lalu. Nanti akan terus kita lakukan karena ini baik untuk menyambung silaturrahmi." Ujar Drs. Peni Suparto MAP usai blusukan di Jodipan Berwarna kepada Malang Pagi (Group Koran Pagi Jatim).

Sambung Dulur RedArmy Peduli dan Berbagi merupakan program rutin yang mulai sejak awal Juni lalu, sebagai kelanjutan dari baksos rutin sebelumnya dengan pola yang berbeda. Warga sakit yang dikunjungi berdasarkan masukan dan usulan data dari anggota atau masyarakat. Lokasi kunjungan dibuat bergiliran masing-masing kecamatan, dengan sekali kunjungan sekitar 3 lokasi/kelurahan di 1 kecamatan. Dalam program baksos ini tidak hanya membagikan beras dan santunan dana, melainkan juga membagikan stiker Pancasila.

"Terima kasih untuk Ebes dan Red Army. Bisa sambung sillaturrahim dan sudah membantu mengurangi beban warga yang sakit." ucap Agus, warga Juanda Jodipan yang turut menyambut rombongan. (m.pagi1/lam).