Ads

Selasa, 16 Agustus 2016

Agustus 16, 2016


KORANPAGI – PT Ladang Rizky Jaya Sentosa, salah satu perseroan terbatas yang berlokasi di Surabaya dan berstatus pailit alias bangkrut ini digugat oleh puluhan nasabahnya terkait dengan masalah tanah di sebuah perumahan ‘City Home Regency’, Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya.

Melalui kuasa hukumnya, HJO dan Partner, beberapa nasabah perusahaan tersebut sepakat menyelesaikan secara hukum atas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Bank BNI Syariah, Kantor Cabang Surabaya, Jalan Dharmawangsa.

Karenanya, Tim kuasa hukum telah melayangkan surat gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Khususnya Ketua Pengadilan Niaga di Jalan Arjuna, Surabaya.”Ada sekitar lima puluhan nasabah atau kreditur yang sepakat menggugat PT dan Kuratornya atas perkara ini. Mereka (kreditur) menuntut supaya rumah-rumah yang telah dijual itu dikeluarkan, bukan termasuk harta pailit,” kata Hendro J. Octavianus, SH, salah satu Tim HJO dan Partner, Selasa (16/8/2016)

Pengacara yang berkantor di Jalan Taman Jambangan Indah, Surabaya tersebut menambahkan bahwa sebelum PT (perusahaan) tersebut pailit telah terjadi perdamaian,”Dulu sudah pernah terjadi perdamaian (PKPU), dan pihak warga (penggugat) juga telah membayar perdamaian itu sebesar Rp 145 juta. Namun tiba-tiba terjadi pailit dengan nilai hutang yang dipailitkan hanya Rp 58 juta, dan itu diluar sepengetahuan nasabahnya lho,” sambung Hendro kepada wartawan.

Terpisah, tanggapan dari Kurator mengenai gugatan yang telah dilayangkan oleh HJO dan Partner,”Ya saya menghormati apa keputusan majelis hakim di persidangan, saya siap terima apa hasilnya besok,” tandas Sumarso, Selasa (16/8/2016).

Menurutnya, tidak ada masalah dengan urusan ini berdasar data miliknya yang terperinci jelas,”Yang penting data kita lebih terincijelas. Jumlah kreditur keseluruhan itu ada 152 kreditur, sudah 100 kreditur tidak mempermasalahkan, sisanya ini yang diwakilkan kuasa hukum saat acc persetujuan di kantor kita yang masih belum selesai,” pungkasnya. (dm/snd)