Ads

Selasa, 16 Agustus 2016

Agustus 16, 2016
Ilustrasi : Konvoi massa Pagarjati Indonesia 'serbu' Balaikota Batu (2014) / net
KORANPAGI, Batu - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur terus mendalami kasus korupsi di Kota Wisata Batu (KWB). Meski sudah ada yang ditahan dalam kaitannya dengan penyelewengan dana Pemkot Batu dalam kegiatan Road Show KALTIM, Kejati masih akan terus mengembangkan kasus ini untuk memastikan siapa saja yang turut terlibat di dalamnya.

Beberapa pejabat Pemkot Batu masih akan dimintai keterangannya oleh Kejati. Menurut sumber Koran Pagi Online yang tidak bersedia disebutkan identitasnya, dalam waktu dekat ini akan ada pemanggilan beberapa nama penting di elit eksekutif Balai Among Tani Kota Batu. Beberapa pimpinan DPRD yang menjabat pada saat itu juga besar kemungkinan akan mendapat panggilan terkait kasus yang sama.

"Karena kasus ini sudah diambil alih Kejati Jatim, artinya setiap orang yang ada kaitannya dan mengetahui terkait kasus Roadshow tersebut, pastinya akan dipanggil untuk dimintai keterangan di Kejati Jatim. Terkait panggilan kemarin, nama-nama personnya dari pejabat yang mendapat surat panggilan ke Kejati, saya tidak mengetahui, karena pada saat itu, saya ada di Kejati Jatim,” terang Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu, Andi Ermawan SH kepada sebuah media harian beberapa hari lalu (12/8/16).

Selain kasus di atas yang sudah terbukti, akhir-akhir ini kota Batu banyak diekspos media terkait beberapa dugaan korupsi yang melibatkan eksekutif maupun legislatif. Dugaan korupsi yang disorot antara lain pada Block Office (BO) Kota Batu, ruislag tanah Kelurahan Dadaprejo proyek revitalisasi alun-alun, bantuan traktor dan pembangunan jalan Pura Giri Arjuna Dusun Junggo Kecamatan Bumiaji.

Seperti yang pernah diberitakan Koran Pagi dua tahun silam, lebih dari seribu massa Paguyuban Arek Jawa Timur Indonesia (Pagarjati) Cabang Malang-Batu pernah melakukan aksi massa di depan Balaikota Batu terkait dugaan pelanggaran hukum terhadap pengadaan lahan block office. Meski saat itu belum ada respon media, namun mulai awal tahun ini polemik lahan BO kembali diberitakan di banyak media.

Aksi mempertanyakan kasus BO (thn 2014) / net
Informasi terbaru, Aliansi LSM Kota Batu mendatangi kantor Kejari di Surabaya (15/08/2016) untuk memberikan dukungan dan apresiasi terhadap Kejari JATIM dalam menangani kasus tindak pidana korupsi di Kota Batu. Perwakilan lembaga swadaya tersebut, antara lain Alex Yudawan, Gaib Sampurna, Buang, Yoyok, Somad dan Frans ditemui oleh Kasidik Dandeni Indrayana SH. 

Gabungan LSM Batu datangi Kejari Jatim / facebook.gaibsampurno
Gencarnya Kejati turun di Kota Batu dan ramainya pemberitaan terkait dugaan korupsi di kota wisata terbesar Jawa Timur ini turut mempengaruhi opini publik kota Batu yang saat ini tengah mempersiapkan diri menghadapi Pilkada 2017. Seperti yang sudah diketahui umum, beberapa elit Pemkot dan DPRD kota Batu merupakan bacalon Walikota/Wawalikota dalam pilkada 2017, yang saat ini sedang konsentrasi menunggu rekomendasi parpol. (mx-bn/la1).