Ads

Minggu, 14 Agustus 2016

Agustus 14, 2016



KORANPAGI - Jago merah melalap bangunan Pabrik Boneka milik Jimmy yang berada di jalan M.Noer atau Jalan Kedung Cowek, Kenjeran no.195, Minggu (14/8/2016) dini hari. Warga pemukiman sekitar pabrik sontak berhamburan keluar menyelamatkan diri.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran berawal dari gudang belakang tempat pembuangan limbah atau tempat penyulingan. Api mulai menyala sejak Sabtu (13/8) sekitar pukul 20.30 wib. Namun, api saat itu hanya menyala kecil.

suasana lalu lintas padat
Salah satu warga sekitar, Riadi mengatakan, api terlihat saat dirinya pulang dari warung. "Rumah saya dekat sini, saya melihat api dari gudang belakang. Tapi, pertamanya cuma kecil," katanya kepada awak media, Minggu (14/08).

Dari sana, ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke ketua RT setempat. Ketua RT kemudian melaporkan kejadian itu ke kantor Pemadam kebakaran. Tak lama, empat unit mobil PMK (pemadam kebakaran) tiba di lokasi. Dan api semakin membesar dan merembet ke seluruh gudang. Bangunan-bangunan gudang seluruh pabrik dilalap habis hingga depan.

17 unit damkar dikerahkan padamkan kobaran api
Terlihat dilokasi ada 17 unit pemadam kebakaran diturunkan untuk memadam api dibantu Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Seluruh warga semburat keluar hingga memadati jalanan di jalan tersebut, dan mengakibatkan macet.

Api berhasil dipadamkan pukul 03.10 WIB, dilanjutkan lakukan pembasahan sampai pukul 05.00 WIB, "Tim kita berhasil padamkan api sekitar pukul 03.00, lalu kita langsung lakukan pembahasahan, dan 1 unit masih dilokasi" Ujar Candra Oeratmangun.

Candra Oeratmangun, Kepala Pemadam Kebakaran
Candra Oeratmangun, Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Surabaya, mengaku anggotanya pasca pemadaman sangat kerepotan untuk memadamkan titik sumber api. Sebab, di belakang gudang, diketahui ada tempat penyimpanan tinner. "Iya, di belakang memang ada tempat penyimpanan tiner. Ini yang membuat api susah dipadamkan. Sebab, api terus merembet ke tempat tinner itu," ujar Candra. (Dm)